SURABAYAPAGI.com - Calvin Verdonk akhirnya resmi bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille, setelah menyelesaikan kepindahannya dari NEC Nijmegen pada akhir bursa transfer musim panas 2025.
Bek kiri Timnas Indonesia itu diperkenalkan secara resmi oleh Lille pada Senin (1/9/2025) waktu setempat dengan menggunakan jersey bernomor punggung 24. Kepindahan Calvin Verdonk ke Lille ternyata tidak lepas dari saran yang ia dapatkan dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang sebelumnya pernah membela Lille saat masih aktif bermain sepak bola.
Dalam wawancara di situs resmi klub, Calvin Verdonk mengatakan bahwa dirinya berbicara dengan sang pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengenai Lille dan mendapatkan banyak masukan positif.
"Saya berbicara dengan Patrick Kluivert tentang LOSC, dan dia hanya memberi tahu saya hal-hal positif tentang klub ini. Dia masih punya teman di sini," ungkap Verdonk
Calvin Verdonk pun menyatakan bahwa ia tak sabar untuk bisa segera bermain bersama rekan-rekan setimnya di Lille dan merasakan atmosfer dukungan langsung dari para fans di stadion. Namun demikian, debut Calvin Verdonk bersama Lille harus tertunda, karena ia harus segera kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Timnas Indonesia dalam dua pertandingan penting pada 5 dan 8 September 2025.
Calvin Verdonk diberikan kontrak berdurasi 3 tahun oleh Lille, dengan harapan sang pemain mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat lini pertahanan klub tersebut.Bergabungnya Calvin Verdonk diharapkan bisa menambah kekuatan Lille, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut untuk meningkatkan kariernya di Eropa.
Kepindahan Verdonk juga menjadi sorotan, karena Verdonk kini berpeluang tampil reguler di level kompetisi yang lebih tinggi, Ia akan bertemu dengan Ousmane Dembélé ketika LOSC bertanding melawan Paris Saint-Germain F.C. yang tentunya akan berdampak positif bagi performanya bersama Timnas Indonesia.
Bagi penggemar bola Indonesia, hadirnya Verdonk di klub sekelas Lille menjadi bukti bahwa pemain naturalisasi bisa mendapat tempat di klub-klub besar Eropa. jkt-01/gfr
Editor : Redaksi