SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menanti musim haji pada 2026 mendatang, sejumlah calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Ponorogo mulai mengurus syarat keberangkatan, salah satunya membuat paspor dalam dua gelombang sejak September lalu di Kantor Imigrasi Ponorogo.
"Jemaah yang membuat paspor tahun ini diperkirakan berangkat pada 2026," ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Ponorogo Marjuni, Jumat (03/10/2025).
Sebanyak ratusan CJH yakni 226 jemaah telah membuat paspor. Dan dari hasil verifikasi tersebut, pembuatan paspor dibagi dalam dua tahap. ari data sementara, sekitar 80 persen jemaah yang diverifikasi berstatus exiting, atau calon jemaah yang sudah terdaftar dan menunggu giliran berangkat. Namun, tak menutup kemungkinan akan bertambah lagi jika dilakukan verifikasi ulang.
Sementara itu, layanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Non-TPI Ponorogo juga diberikan kepada pendamping lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan paspor kadaluwarsa.
"Pekan lalu sudah ada beberapa gelombang pembuatan paspor, termasuk untuk para pendamping," kata Marjuni.
Lebih lanjut, Majuni menegaskan Kemenag Ponorogo akan melanjutkan verifikasi dan pendampingan administrasi hingga seluruh calon jemaah memenuhi persyaratan dokumen, termasuk memastikan masa berlaku paspor. Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan kebijakan BPIH yang masih menunggu keputusan di tingkat pusat.
Namun, untuk kuota haji Ponorogo tahun 2026 dan besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. "Untuk Bipih, kami masih menunggu nilai resmi dari pusat," ungkapnya. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu