Seorang Wanita Tewas Tertabrak KA di Jalur KA Malang-Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jumat 3 Oktober 2025 sekitar pukul 05.30 telah terjadi kecelakaan orang perempuan  tertabrak KA Jurusan Jakarta Malang di Rel KA di Dusun Plambangan Desa Jugo Kec.Kesamben Kabupaten Blitar, kejadian yang mengerikan itu dilaporkan oleh Heri Prasetyo 30 petugas KA di Stasiun Kesamben, dan langsung melapor kejadian tersebut ke  Polsek Kesamben, setelah petugas Polsek Kesamben dan pelapor datangi TKP terlihat sosok perempuan dengan kondisi hancur pada lengan, kaki dan kepalanya, selanjutnya petugas lakukan penelitian terhadap korban tersebut, guna mengetahui asal muasal terjadinya kecelakaan tabrak Kereta Api, sekaligus untuk mengungkap identitas korban.

Setelah dilakukan penelitian dan kondisi terhadap korban, akhirnya diketahui bahwa korban sesuai KTP yang ditemukan di TKP adalah ISS (Indah Sulis Setyowati) 43 yang beralamat warga Desa Watugede Kec.Singosari  Kab.Malang, dalam KTP disebutkan cerai mati ( Janda).

"Sesuai laporan dari petugas KA Stasiun Kesamben kejadiannya sekitar pukul 05.30, Kereta dari arah Barat (Blitar) menuju Malang, setelah dicek ternyata benar adanya, kejadian orang wanita tertabrak KA, saat di lakukan olah TKP ditemukan KTP, dan akhirnya diketahui nama dan alamat Korban." Terang Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Suswahyudi pada wartawan di ruang kerjanya (Jumat 3 Oktober 2025) 10.00

Setelah diketahui identitas korban, diketahui bahwa korban asli warga Desa Jugo Kec.Kesamben, keterangan itu dibenarkan saksi yang juga warga dusun Plambangan Desa Jugo, setelah mengetahui asal usul korban, petugas Polsek Kesamben menghubungi keluarga korban, dan pihak korban pun membenarkan bahwa ISS adalah keluarganya, akhirnya jasad Korban ISS di bawa pulang ke rumah orang tuanya untuk dimakamkan, setelah di evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit.

Dalam pelaksanaan evakuasi ISS dari TKP oleh pihak keluarganya di sediakan peti jenazah guna memudahkan untuk dibawa pulang ke rumahnya (Orang tuanya).

"Sesuai permintaan keluarganya korban untuk di makamkan, dan menurut pihak keluarga, korban ISS baru keluar dari RS Saiful Anwar Makang, untuk jalani diagnosa penyakitnya yang dideritanya yaitu menderita sakit Kanker Otak juga darah tinggi, dan kemarin setelah jalani pemeriksaan di RSSA, korban di bawa pulang ke rumah orang tuanya di Dusun Plambangan Desa Jugo Kesamben, kini kita masih mendalami kejadian tersebut dari pihak keluarganya." Kata Ipda Putut. Les

Berita Terbaru

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat penyatuan dan integrasi data penduduk sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan serta p…

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara investasi yang berujung di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memasuki babak pembelaan. Dalam nota pembelaan atau p…

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…