Lestarikan Budaya Lokal, Desa Janti Gelar Wayang Gagrak Porongan

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Saat Kades Janti Endang Soponyono, memberikan gunungan kelir Wayang Kulit Gagrak Porongan  kepada dalang Ki Hadiyono, yakni dalang Adi Budoyo asli Desa Janti, Kecamatan Tarik, Sidoarjo adalah sebagai pertanda dimulainya pagelaran seni pewayangan asli gaya Sidoarjoan yang diprakarsai Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan.

Kegiatan ini sudah memasuki episode ke 8 dari roadshow secara estafet di 12 kecamatan berbeda dalam kurun waktu bulan Juli hingga November 2025. 

Program ini kembali dicanangkan sebagai upaya pelestarian kebudayaan sebagai amanat UU nomor 5 tahun 2012 tentang pemajuan kebudayaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Desa Janti, Endang Soponyono dalam kata sambutannya, mengatakan kehormatan yang luar biasa, untuk Pemdes Janti sebab mampu membina masyarakat dan generasi mudanya  masih mempunyai kecintaan terhadap  budaya leluhur yang syarat dengan pitutur,  yang juga paduan berbagai seni yakni seni pedalangan, sinden ( vokal), seni musik gamelan, dan tarian." Kami mengucapkan  banyak terimakasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya uri uri budaya lokal asli Sidoarjo dengan menyajikan Pagelaran Wayang Gagrak Porongan dengan lakon 'Sesaji Rojo Suyo'' Ujar Kades Endang Soponyono. Senin (6/10).

Sementara  itu, Kabid Kebudayaan, Kartini  menyebut Wayang Gagrak Porongan merupakan salah satu budaya asli dari Kabupaten Sidoarjo yang pantas untuk terus dipromosikan. “Sesungguhnya Sidoarjo punya banyak ragam jenis seni dan budaya, namun para seniman dan budayawan Sidoarjo sepakat bahwa Gagrak Porongan Adalah wayang khas Sidoarjo yang layak dipopulerkan ke masyarakat,” paparnya.

Pelaksanaan Gagrak Porongan di lapangan Desa Janti, menurut Kartimi bertujuan sebagai  pelestarian budaya, " Uri uri budaya yang masih digemari masyarakat Desa Janti, sehingga kami memfasilitasi pagelaran seni wayang kulit yang  merupakan seni tradisional yang sudah turun temurun menjadi hiburan rakyat," ujar Kartini.

Di dalam lakon yang dimainkan oleh Ki Dalang Hadiyono, menyajikan cerita  pewayangan  dengan judul "Sesaji Rojo Suyo''"yakni  cerita wayang berasal dari kitab Mahabharata dan latar belakang cerita ini merupakan bagian dari upacara suci yang dilakukan Raja Yudhistira untuk mengukuhkan kekuasaannya setelah berhasil menaklukkan para raja lain melalui ekspedisi militer. 

Dalam lakon pewayangan, cerita ini sering dihubungkan dengan peristiwa di mana Prabu Jarasanda ingin menjajah dan menaklukkan raja-raja, namun berhasil digagalkan oleh siasat Prabu Kresna, yang akhirnya membebaskan 97 raja dari cengkeraman Jarasanda. 

Jadi kesimpulannya dari cerita ini yakni penggambaran ritual penobatan raja agung yang sangat penting untuk legitimasi dan pengakuan seorang raja besar oleh raja-raja lain di sekelilingnya, serta sebagai wujud syukur dan tasyakuran atas keberhasilan membangun negara.

 Pagelaran Gagrak Porongan akan diisi oleh dalang-dalang lokal agar bisa tampil di tengah-tengah warga Sidoarjo dan sepanjang jalan menuju lokasi pagelaran puluhan pedagang menjajakan makanan minuman atau  menggelar arena permainan anak sebagai keterlibatan UMKM untuk  menggerakkan ekonomi kerakyatan secara nyata.  Hdk/hik

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…