Tangani Orang Terlantar, Dinsos P3A Kota Mojokerto Libatkan Tim Asesmen

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, Choirul Anwar (Kiri) saat memghadiri sebuah acara. SP/ DWI
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, Choirul Anwar (Kiri) saat memghadiri sebuah acara. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto juga mempunyai peran untuk menangani orang terlantar (OT).

Kriteria dari orang terlantar meliputi yang bersangkutan tidak memiliki keluarga atau sanak keluarganya sudah tidak mampu mengurus atau menghidupinya.

Dalam hal ini, Dinsos P3A tidak bisa bekerja sendiri. Artinya, harus berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti panti dan rumah sakit jiwa. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto, Choirul Anwar.

Ia menerangkan, sejauh ini pihaknya sudah bekerja sama dengan sejumlah panti dan rumah sakit jiwa yang berada di luar Kota Mojokerto. Namun, ketika menemukan orang terlantar tidak serta merta bisa dikirimkan ke panti atau RSJ tersebut, karena harus menjadi daftar tunggu terlebih dahulu.

"Memang harus berkoordinasi dengan panti dan RSJ, tidak semuanya itu bisa langsung menerima. Paling tidak harus menjadi daftar tunggu dulu, baru nanti bisa diterima, sambil melihat kuota di sana ya," terangnya.

Masih kata Anwar, Dinsos P3A Kota Mojokerto juga memiliki inovasi yakni BOLANG (Bantuan Orang Terlantar dan Hilang).

Program ini berfokus pada penanganan orang terlantar (OT) yang kerap kali menjadi persoalan suatu daerah, tidak terkecuali Kota Mojokerto. Keberadaan OT termasuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Proses penanganan oleh Dinsos P3A terhadap OT dilakukan pasca laporan yang diterima dari pihak kepolisian atau razia oleh Satpol PP berdasarkan aduan warga.

“Kategori OT ini biasanya bukan warga Kota Mojokerto. Penyebabnya beragam, misalnya ada yang memang terhilang dari keluarganya karena sudah tua. Jadi kami membantu mereka untuk kembali ke keluarga atau asal daerah mereka,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya menuturkan jika penanganan yang diberikan kepada OT beragam, tergantung pada hasil asesmen yang dilakukannya bersama tim. Apabila OT memiliki identitas, dan bisa dilacak asal daerahnya, maka OT akan dipulangkan. Seluruh proses layanan tersebut diberikan secara gratis.

Yang jelas, seluruh proses dalam program BOLANG ini, Dinsos P3A bekerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari sesama OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto, RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, rumah sakit provinsi, serta Dinas Sosial P3A provinsi dan daerah lain. Berkat koordinasi tersebut dan bantuan teknologi, proses evakuasi OT bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. dwi

Berita Terbaru

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia meloloskan empat wakil ke babak semifinal bulu tangkis perorangan Asian Games 2026 setelah melalui babak perempat final…