Harga Cabai Rawit di Probolinggo Anjlok, Pedagang Mengeluh Pembeli Sepi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Probolinggo anjlok tajam dalam sebulan terakhir. Penurunan ini terjadi akibat panen raya di berbagai daerah serta melimpahnya stok cabai di pasaran.

Pantauan di Pasar Baru Kota Probolinggo, stok cabai rawit yang dijual para pedagang tampak melimpah. Namun, aktivitas jual beli justru sepi. Para pedagang mengaku kesulitan menjual cabai dalam jumlah besar, meski harga sudah turun drastis.

Sebelumnya, harga cabai rawit sempat mencapai Rp 35.000 per kilogram, namun kini merosot hingga sekitar Rp 15.000 per kilogram. Bahkan di tingkat petani, harganya hanya sekitar Rp 10.000 per kilogram.

Menurut Vivian Rubianti, salah satu pedagang cabai di Pasar Baru, penurunan harga ini sudah berlangsung lebih dari satu bulan.

“Sudah lama sekitar sebulan lebih harga cabai ini murah. Sebelumnya Rp 35 ribu per kilo, sekarang saya jual Rp 15 ribu. Dari petani saja kulaknya Rp 10 ribu. Tapi meski harga murah, pembeli malah menurun juga,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Hal senada disampaikan Su’eb, pedagang lainnya. Ia menuturkan, panen raya membuat stok cabai berlimpah sehingga harga jatuh dan pembeli menurun.

“Harga sekarang sekitar Rp 14 sampai Rp 15 ribu per kilo. Turun karena panen raya. Stok banyak, pembeli sepi. Harga cabai tergantung situasi pasar dan musim,” jelasnya.

Para pedagang berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga cabai rawit, agar aktivitas jual beli di pasar kembali normal. prb-01/gfr

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…