Nissan Luncurkan Skyline 400R Limited, Hanya 400 Unit dan Jadi Sedan Termahal di Jepang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pabrikan otomotif ternama asal Jepang, Nissan, kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan sedan edisi terbatas Skyline 400R Limited. Mobil performa tinggi ini akan mulai dijual di Jepang pada 13 November mendatang, dengan pengiriman dijadwalkan bulan berikutnya.

Dikutip dari laman Paultan, Selasa (28/10), Nissan hanya memproduksi 400 unit Skyline 400R Limited, menjadikannya salah satu model paling eksklusif di jajaran Skyline.

Dari sisi tampilan, Skyline 400R Limited tampil agresif berkat penggunaan pelek aluminium 19 inci yang lebih lebar di bagian depan dan belakang, dipadukan dengan ban Dunlop SP Sport Maxx GT 600 berukuran 245/40 di depan dan 265/35 di belakang.Performa dinamis mobil ini turut ditingkatkan dengan pegas depan 4 persen lebih kaku serta pegas stabilizer belakang 44 persen lebih kuat. Selain itu, Nissan juga menyematkan bantalan rem tahan panas tinggi agar performa tetap stabil pada suhu ekstrem.

Dari sisi desain, Skyline 400R Limited tampil dengan sentuhan serat karbon pada spoiler bagasi dan kaca spion samping, serta emblem “Limited” eksklusif di bagian belakang. Di dalam kabin, kesan mewah semakin terasa lewat pelat nomor seri unik dan trim karbon di konsol tengah. Model ini juga menghadirkan warna eksterior baru, Wangan Blue, serta peningkatan kemampuan deteksi sistem pengereman darurat otomatis agar sesuai dengan regulasi keselamatan terbaru di Jepang.

Tenaga besar tetap menjadi ciri khas Skyline. Di balik kapnya, mobil ini mengandalkan mesin VR30DDTT 3.0 liter twin-turbo V6 yang mampu menghasilkan 405 PS (400 hp) dan torsi 475 Nm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 7-percepatan 7M-ATx.

Menariknya, Skyline 400R Limited disebut sebagai versi Skyline termahal yang pernah dijual di Jepang, dengan harga 6.935.500 yen atau sekitar Rp756 juta. Sebagai perbandingan, Skyline 400R versi standar dibanderol 6.495.500 yen (Rp708 juta), sementara GT Type P dan GT Type SP masing-masing dijual antara 5,4 hingga 5,7 juta yen (Rp593–624 juta). jkt-01/gfr

Berita Terbaru

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 Republik Indonesia, kali ini hadir di Surabaya bukan melalui panggung politik maupun p…

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…