Pascabanjir Lahar Semeru, Bupati Lumajang Pastikan Keselamatan Warga dan Lahan Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lumajang Indah Amperawati saat meninjau dampak banjir lahar hujan Gunung Semeru di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Bupati Lumajang Indah Amperawati saat meninjau dampak banjir lahar hujan Gunung Semeru di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti pascabanjir lahar Gunung Semeru akibat hujan yang menerjang sejumlah kawasan hingga menyebabkan tanggul jebol, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bergerak cepat,  terkoordinasi, dan berbasis data teknis untuk memastikan keselamatan warga dan lahan pertanian imbas terdampak.

"Penanganan tanggul Sungai Regoyo yang jebol di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian sebagai prioritas utama pemerintah daerah," jelas Bupati Indah, Jumat (07/111/22025).

Sementara itu, untuk pemulihan akses jalan bagi 1.211 kepala keluarga dan perlindungan sekitar 30 hektare lahan pertanian menjadi prioritas. Sedangkan untuk penanganan tanggul itu bukan sekadar simbolis, namun itu tentang menyelamatkan warga, melindungi pertanian, dan mencegah kerusakan yang lebih luas.

Lebih lanjut, Bupati Lumajang menginstruksikan mobilisasi tiga unit alat berat dari PUSDA Jawa Timur, BBWS Brantas, dan penambang lokal, sedangkan BPBD Lumajang menyiapkan logistik dan pasokan bahan bakar agar perbaikan dapat berjalan tanpa hambatan.

Data teknis hasil identifikasi PUSDA dan BBWS Brantas menunjukkan kerusakan meliputi tanggul sisi kanan sepanjang 150 meter dengan tinggi tegak 6 meter, tanggul kritis 27+66 meter, tanggul di sekitar mushola dan jembatan limpas, serta pasang bronjong sayap jembatan Sungai Liwek sepanjang 15 meter yang menjadi dasar prioritas penanganan.

"Saya menekankan strategi penanganan yang sistematis dengan membuka kembali akses jalan utama, mengalihkan aliran air agar tidak merendam lahan pertanian, memperkuat tanggul yang kritis, dan menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah risiko banjir susulan," katanya.

Kolaborasi warga dan pemerintah dengan menyediakan sumber daya dan alat berat semakin mempercepat pemulihan sekaligus membangun kapasitas komunitas menghadapi bencana sekaligus pondasi agar setiap bencana dapat ditangani dengan efektif.

Sehingga, Bunda Indah menjelaskan bahwa mitigasi bencana di Lumajang bukan sekadar prosedur administratif, tetapi langkah nyata untuk melindungi warga dan membangun ketahanan komunitas menghadapi perubahan iklim dan bencana alam. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …