SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti sempat viralnya panik buying warga di Jawa Timur terkait stok BBM tinggal 20 hari dan elpiji bersubsidi yang juga menipis stoknya lantaran menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, memastikan stok kedua komoditas yakni BBM dan elpiji bersubsidi aman.
"Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM di wilayah Lumajang masih stabil dan tidak mengalami kendala distribusi," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati, Selasa (10/03/2026).
Sehingga, masyarakat dihimbau untuk tenang karena dengan adanya panik buying dapat memicu kepanikan hingga kelangkaan di tengah bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain itu, warga juga diminta untuk membeli BBM dan elpiji secara bijak menjadi kunci menjaga stabilitas distribusi, sehingga pasokan energi dapat tetap merata dan terjaga bagi seluruh masyarakat.
"Saya sudah cek tadi sore, stok BBM di Lumajang masih aman. Jadi masyarakat tidak perlu panic buying, tidak perlu membeli secara berlebihan, cukup sesuai kebutuhan," ujarnya.
Lebih lanjut, Pemkab Lumajang optimistis stabilitas pasokan energi yang terjaga akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar, sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah di tengah dinamika kebutuhan masyarakat. Dan hingga saat ini pemerintah daerah juga belum menerima informasi dari pemerintah pusat terkait adanya gangguan distribusi BBM ke daerah, sehingga pasokan energi untuk masyarakat dipastikan tetap berjalan normal.
Selain BBM, lanjut dia, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan elpiji di Lumajang masih mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat. Pemkab juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang dapat memicu kekhawatiran terkait ketersediaan energi. lj-02/dsy
Editor : Redaksi