Lawat BKGN 2025 Tingkatkan Kesehatan Gigi dan Gusi Masyarakat

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan BKGN 2025 di FKG RSGM Universitas Airlangga. SP/ Al Qomaruddin
Kegiatan BKGN 2025 di FKG RSGM Universitas Airlangga. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, SUrabaya - Terus miningkatkan kesehatan gigi dan gusi nasional  FKG (Fakultas Kedokteran Gigi) dan RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut) Universitas Airlangga membuka kegiatan BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) 2025.

Kegiatan yang bertema "Gigi dan Gusi Sehat Senyum Indonesia Hebat, dengan Cek Gigi dan Gusi Bebas Biaya" dihadiri oleh Dekan FKG Unair Prof.Dr. Muhammad Luthfi,drg.,M.Kes., PBO, dr.Ratu Afifah , Personal Care Community Lead Unilever Indonesia, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unair Prof.Dr. Agung Krismariono dan Prof.Hery Purnobasuki M.Si.,phD Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Unair serta puluan siswa-siswi perwakilan beberapa sekolah dasar dan pesantren di Surabaya. 

Ketua Panitia BKGN Unair 2025 Ganendra Anugrah drg.,Sp.B.M.M., kegitan ini rutin diselenggaran setiap tahun sejak 2010 yang diharapka mampuberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat untuk kesehatan gigi dan gusi anak dan juga masyarakat.

"Kami berharap kami bisa memberikan kontribusi terhadap kesehatan gigi nasional dengan memberikan pelayanan pemeriksaan gigi anak dan dewasa serta memberikan penyuluhan tentang kesahatan gigi dan gusi," ungkap Ganendra Anugrah saat memberikan sambutan di Gedung A Fakultas Kedokteran Gigi, selasa (18/11/2025).

Ganendra melanjutkan, dalam satu bulan ini sudah 1160 siswa dan masyarakat dilakukan penyuluhan di beberapa SD (Sekolah Dasar) dan pesantren dan orang dewasa. " untuk pemeriksaan gigi dan gusi sendiri kita menargetkan tiga hari dapat 750 pasien," katanya. 

Sementara itu, Dekan FKG Unair Prof.Dr. Muhammad Luthfi,drg.,M.Kes., PBO mendorong kegiatan BKGN 2025 ini terus memberikan dampak kepada masyarakat. 

"BKGN ini merupak bentuk komitmen untuk meberikan akses pelayanan dan edukasi kepada masyarakat," ungkap Prof. Luthfi. 

Prof. Luthfi  mengatakan permasalah gigi dan gusi ini merupakan penyakit yang serius yang sering diremehkan oleh kebanyakan masyarakat. "Perlu dingingat radang pada gusi kalau dibiarkan tidak dirawat  yang benar juga dapat kematian," katanya.

"Maka dari itu program ini harus dikembangkan lagi dan  bisa terus berkelanjutan dalam membirakan edukasi pelayanan dan pemeriksaan gigi dan gusi," katanya.  

Personal Care Community Lead Unilever Indonesia dr.Ratu Afifah,  mengakatan sejauh ini BKGN sudah melibatkan 30 dokter gigi dan sudah menjangkau sedikitnya 2,7 juta masyarakat baik dari anak sekolah, pesantren hingga orang orang dewasa. 

Ia mengajak masyarakat untuk beramai mengkuti program BKGN 2025 untuk meningkatkan kesadaran kesehatan gigi dan gusi.  

"Yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat itu kesehatan gigi dan gusi, kami ingin memberikan pelayanan kesehatan gigi dan gusi ini gratis tanpa biaya, tanpa ribet dan tanpa cemas," katanya.

Maka dari itu dr.Ratu Afifah dapat memanfaatka  moment (BKGN) ini untuk meningkatkan kesahatan Gigi dan Gusi. Alq

Berita Terbaru

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyiyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Ra…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menargetkan perbaikan ruas jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan…