SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Ratusan warga Desa Lambangan Kecamatan Wonoayu sejak pagi berduyun duyung memadati balai Desa Lambangan untuk antri berobat secara gratis.
"Alhamdulillah kami dilayani dengan baik, untuk cek gula darah dan sekaligus diberikan obatnya secara gratis dan setelah pulang kami juga diberikan sekotak jajan dan goodybag" Ujar Sumiyati (56).
Kegiatan peduli sesama ini diluncurkan oleh Jurnalis Online Siber Sidoarjo (JOSS), saat menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-2 tahunnya, ditengah warga Desa Lambangan, Minggu (30/11).
Tentu saja kolaborasi JOSS dan Pemerintah Desa (Pemdes) Lambangan ini, sukses menyedot perhatian ratusan warga, sekaligus menjadi panggung kejutan ulang tahun yang penuh haru bagi Kepala Desa Lambangan, Bapak Mulyanto, S.H.yang saat ini menginjak usia ke 45 tahunnya.
"Aksi nyata bakti sosial peduli sesama ini menjadi bukti otentik komitmen jurnalis Online Siber Sidoarjo ( JOSS) dalam menembus batas profesi, tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga mengulurkan tangan membantu kesehatan masyarakat. " Tandas Agus Susilo dalam kata sambutannya.
Di paparkan pula Kolaborasi pers JOSS dengan Pemdes Lambangan ini tajuk "Bersama Kita Peduli, Bersama Kita Berkolaborasi serta Seduluran Sak Lawase" adalah sebagai bentuk kolaborasi antara jejaring insan pers JOSS secara langsung menjawab kebutuhan informasi dan aksi nyata peduli layanan kesehatan di tingkat bawah.
Lebih dari itu Agus dengan nada penuh semangat menyatakan, "Kami tidak hanya melaporkan kebenaran, tetapi juga menciptakan kebenaran yang baik. Jurnalis harus berani keluar dari zona nyaman, turun tangan langsung menyentuh denyut nadi masyarakat. Inilah cara kami merayakan Harlah: dengan manfaat yang konkret dan inklusif." Paparnya di tengah warga.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Lambangan tersebut dihadiri perwakilan Kepala Dinas Kominfo, Camat Wonoayu Drs. H. Anwar, dr. Benjamin Kristianto, anggota Komisi D, DPRD Jatim yang juga membidangi Kesehatan.l serta dr. Andre Yulius, yang memimpin tim layanan kesehatan profesional dan Ketua Barisan Pejuang Kebudayaan Bangsa.
Puncak acara berubah mengharukan saat ternyata hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun ke-45 Kades Mulyanto, S.H.
"Hal ini benar-benar di luar dugaan. Harlah JOSS menjadi kado terindah. Saya berharap kolaborasi ini menjadi role model (model peran) bagi organisasi lain untuk terus berbakti kepada warga," ucapnya, suaranya sedikit bergetar menahan rasa haru.
Senada demikian, Camat Wonoayu, Anwar, mengatakan, "Atas nama Pemerintah Kecamatan Wonoayu, saya menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi inisiatif Harlah JOSS ke-2 ini! Jurnalis tidak hanya mengawal berita, tetapi juga mengawal kesehatan masyarakat. Sinergi bakti sosial ini membuktikan bahwa kita peduli dan berkolaborasi, bukan hanya jargon, tetapi aksi nyata. Kami akan terus mendukung program-program inspiratif seperti ini". Ucap Camat Anwar.
Dr. Benny, sapaan akrab dr. Benjamin Kristianto, turut memberikan sambutan Ia menekankan vitalnya pencegahan penyakit bagi warga Desa Lambangan, terutama terhadap para lansia yng datang di bakti sosial ini.
"Kesehatan itu investasi. Kami di sini memastikan akses kesehatan dasar terjamin, sekaligus mengedukasi masyarakat Desa Lambangan tentang gaya hidup yang benar dan paripurna," papar dr. Benny.
Begitu pula, apresiasi dari dr. Andre Julius dari Andre Medical Center Sidoarjo, sngt mengapresiasi kolaborasi ini. "Kami dari tim medis merasa bangga dapat berpartisipasi di Harlah ke- dua tahun JOSS dan melayani warga Desa Lambangan. Kami di sini tidak hanya mengobati, tetapi juga mengedukasi agar warga mampu mencegah penyakit sebelum datang,” ujar dr. Andre. Dihadapan para ahli pengobatan tradisional, serta hadirin 100 warga Desa Lambangan.
Acara bakti sosial pengobatan gratis berlangsung sangat tertib. Regulasi yang mendasari pentingnya kegiatan ini, merupakan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya pasal 6 (f) yang mengamanatkan pers nasional memiliki peran mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar.
Data rujukan dari Dinas Kesehatan Sidoarjo tahun 2024 menunjukkan, bahwa akses layanan kesehatan dasar masih perlu ditingkatkan di beberapa wilayah desa, menjadikan kegiatan JOSS ini sangat relevan dan tepat waktu. hdk/hik
Editor : Moch Ilham