Dinkes Gresik Catat Ratusan Kasus HIV, Didominasi Usia Produktif 25-49 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus). SP/ GRS
Ilustrasi. Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus). SP/ GRS

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menemukan ratusan kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) sepanjang Tahun 2025. Bahkan, dari temuan kasus tersebut rata-rata, pengidap HIV di Kabupaten Gresik didominasi oleh warga dengan usia produktif. Yakni di antara usia usia 25 hingga 49 tahun.

Kabid P2P Dinkes Gresik, Dr Puspitasari Whardani mengungkap, jika sebanyak 197 kasus HIV di Tahun 2025 tersebut dirinci diantaranya, sebanyak 197 orang. Faktor risiko yang paling banyak dari LSL (lelaki seks dengan lelaki).

Meski mengalami penurunan, dari jumlah tahun 2024 sebanyak 298 kasus, jumlah tersebut masih tergolong tinggi. Sebab, tak semua warga memeriksakan diri untuk mendeteksi HIV.

Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya menekan angka sebaran virus tersebut. Hal itu dijalankan melalui sosialisasi dan penambahan fasilitas kesehatan (faskes) yang menangani HIV dengan menggandeng Puskesmas di seluruh wilayah.

Yakni dengan aktif melakukan penemuan kasus melalui program mobile voluntary counseling and testing (VCT). Layanan HIV keliling itu dilakukan melalui sistem jemput bola dengan mobil kesehatan.

"Saat ini semua puskesmas dan rumah sakit sudah bisa menegakkan diagnosa HIV. Adanya layanan Ini agar masyarakat memiliki antusias untuk melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi HIV," terangnya, Rabu (03/12/2025).

Diketahui, Program VCT digencarkan agar pengidap HIV dapat melakukan deteksi dini. Dengan begitu, dinkes dapat mendorong kesadaran para pengidap dan mencegah terjadinya penularan.

"Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan PKM dan LSM. Kami juga melakukan skrining pada populasi kunci," tuturnya.

Skrining populasi kunci menyasar kalangan yang dianggap paling rentan terkena dan menularkan virus HIV. Seperti pekerja seks, warga binaan pemasyarakatan, hingga pengguna napza suntik.

Dengan strategi tersebut, pihaknya berharap penyebaran HIV di Gresik dapat terus ditekan hingga mencapai angka seminim mungkin. "Faskes yang dapat memberikan terapi HIV ada di 14 puskesmas. Fasilitas terapi HIV ini rencananya akan ditambah di tahun 2026," jelasnya. gr-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…