Antisipasi Bencana Alam, Pemkab Madiun Tanam Ribuan Bibit Pohon di Kawasan Lereng Gunung Wilis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melakukan penanaman 6.000 bibit pohon di kawasan lereng Gunung Wilis. SP/ MDN
Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melakukan penanaman 6.000 bibit pohon di kawasan lereng Gunung Wilis. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai antisipasi tindak tanggap bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun gencar melakukan penanaman ribuan bibit pohon di kawasan lereng Gunung Wilis, untuk menjaga ekosistem lingkungan hidup dan mencegah bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Pasalnya, penanaman daerah lereng Gunung Wilis menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di wilayah hulu. Sehingga, daerah lereng gunung harus dijaga habitat hutan dan pohonnya agar tidak terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor.

"Kawasan hulu di lereng Wilis ini harus dijaga karena berperan besar dalam menopang ekosistem dan mencegah bencana," ujar Wakil Bupati (Wabup) Madiun Purnomo Hadi, Kamis (11/12/2025).

Selain itu, adanya gerakan tanam ribuan bibit pohon juga dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tanggal 28 November sekaligus mendukung program Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan di wilayah Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Diketahui, terdapat sebanyak 6.000 bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut. Penanaman dilakukan serentak di tiga kecamatan wilayah hulu lereng Gunung Wilis, yakni Kecamatan Gemarang, Kare, dan Dagangan. Kawasan itu dipilih karena merupakan daerah resapan air yang berperan penting terhadap kualitas ekologi wilayah Madiun. 

Sementara itu, untuk ribuan bibit yang ditanam di antaranya bibit pohon durian, alpukat, dan mangga. Dimana, keberadaan pohon di lereng Gunung Wilis berpengaruh langsung pada keberlanjutan sumber mata air dan mitigasi bencana.

"Sumber air harus dijaga. Untuk itu diperlukan tutupan hijau dan pohon-pohon besar agar air terserap dan tidak hilang," katanya.

Pihaknya berharap, ke depan, Pemkab Madiun menargetkan pembentukan budaya hijau di masyarakat, penguatan ketahanan ekologi, dan terciptanya warisan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan daerah. md-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…