Menikmati Nuasa Teksas Wonocolo, Wisata Bekas Tambang Minyak Tertua di Bojonegoro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keindahan Teksas Wonocolo yang berada di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN
Keindahan Teksas Wonocolo yang berada di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Keunikan destinasi wisata Teksas Wonocolo yang merupakan kawasan bekas tambang minyak dan gas yang berada di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bahkan, sekilas, pemandangan ini mengingatkan pada ladang minyak liar di Texas, Amerika Serikat, pada era Wild West, Kamis (08/01/2026).

Di wilayah ini, puluhan menara derek (rig) sederhana dari kayu jati menjulang di tengah perbukitan kapur. Menara-menara tersebut dioperasikan oleh para penambang lokal yang tangguh, menaklukkan sisa-sisa "emas hitam" dari sumur tua peninggalan kolonial Belanda dengan cara tradisional yang sarat risiko, namun penuh keberanian.

Tak lupa, karena kawasan bekas tambang minyak dan gas, wisata tersebut masih terdapat aroma tajam minyak mentah (crude oil) menyeruak di udara, berpadu dengan debu yang beterbangan saat angin berembus, meski demikian daya tariknya yang unik jarang dijumpai di tempat lain.

Kawasan yang diberi nama dengan julukan Teksas Wonocolo, tersebut akronim dari Tekad Selalu Aman dan Sejahtera. Nama tersebut tidak hanya mengandung makna filosofis, tetapi juga merefleksikan bentang alam Wonocolo yang gersang dan eksotis, menyerupai ladang minyak di Texas, Amerika Serikat.

Sementara itu, untuk daya tarik utama Teksas Wonocolo adalah ratusan sumur minyak tua peninggalan era kolonial Belanda yang hingga kini masih dioperasikan. Keberadaan sumur-sumur ini menjadikan Wonocolo sebagai laboratorium alam terbuka untuk mempelajari sejarah perminyakan rakyat di Indonesia.

Tak hanya menawarkan wisata sejarah, kawasan ini juga menyediakan pengalaman wisata petualangan. Pengunjung dapat mencoba jeep adventure, trail adventure, hingga bersepeda gunung (mountain bike) menyusuri jalur perbukitan kapur yang menantang. Selain itu, tersedia Rumah Singgah yang berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus museum mini, tempat wisatawan memperoleh pengetahuan tentang sejarah dan proses penambangan minyak tradisional.

Keberadaan Teksas Wonocolo bukan sekadar kisah eksploitasi sumber daya alam, melainkan narasi ketangguhan masyarakat lokal dalam merawat warisan sejarah sekaligus mempertahankan mata pencaharian. Mengunjungi Teksas Wonocolo memberikan perspektif baru bahwa energi tidak hanya soal produksi dan angka, tetapi juga tentang warisan budaya, kearifan lokal, dan semangat bertahan hidup. bj-01/dsy

 

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…