SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung operasional becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) agar pengemudi becak tidak kesulitan mengisi daya.
Pemkab juga berkomitmen memastikan program becak listrik tidak membebani para penerima termasuk terkait kebutuhan perawatan rutin, servis berkala dan penggantian aki apabila terjadi kerusakan.
Dimana, aki becak listrik tersebut memiliki masa garansi enam bulan. Apabila terjadi kerusakan dalam masa tersebut, penggantian aki akan diberikan secara gratis kepada penerima bantuan.
"Becak listrik ini kami pastikan tidak membebani pengemudi. Servis rutin, penggantian aki, hingga pengisian daya akan kami bantu," kata Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung Iswahyudi, Senin (12/01/2026).
Sementara itu, saat ini pemerintah daerah masih melakukan pemetaan untuk menentukan lokasi pembangunan fasilitas tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN setempat terkait penyediaan SPKLU. Dishub, kata dia, akan segera mengirimkan surat permohonan resmi kepada PLN sebagai langkah awal.
"Setelah surat permohonan dikirim, kami bersama PLN akan melakukan survei lokasi untuk menentukan titik pembangunan SPKLU," jelasnya.
Sementara itu, untuk penentuan titik pembangunan akan disesuaikan dengan lokasi mangkal becak yang selama ini digunakan. Dan beberapa lokasi yang sudah dipastikan berpotensi menjadi titik SPKLU antara lain Stasiun Tulungagung dan Terminal Tipe A Gayatri. Kedua lokasi tersebut dinilai strategis karena menjadi pusat aktivitas pengemudi becak.
"Jumlah SPKLU akan menyesuaikan hasil survei dan kebutuhan di lapangan," kata Iswahyudi. tl-02/dsy
Editor : Redaksi