BGN Soroti Wilayah Trenggalek, Sebanyak 11 Ribu Dapur MBG Belum Miliki SLHS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. SP/ TRG
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti program makan bergizi gratis (MBG), justru Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat 11 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). 

Tentu saja hal tersebut menjadi sorotan tajam karena Kabupaten Trenggalek baru ada dua yang bersertifikasi. Pasalnya, di tingkat lokal Jawa Timur, wilayah Trenggalek menjadi salah satu sorotan karena dari puluhan SPPG yang beroperasi hanya dua yang telah memiliki SLHS. Pasalnya, mulai tahun ini, BGN akan memperketat standar pelayanan SPPG. 

Seluruh dapur yang belum SLHS diberikan waktu satu bulan ke depan untuk mengajukan sertifikasi. Jika tidak dilakukan pihaknya akan menghentikan operasionalnya. Menurutnya pengurusan sertifikasi menjadi tanggung jawab masing-masing pengelola dapur. Upaya pengetatan tersebut dilakukan meminimalisir terjadinya kasus keracunan massal seperti tahun lalu.

"Nah, ini yang sekarang kita keras. Nanti kita kasih waktu 1 bulan, kalau mereka enggak daftar, kita suspend dapurnya. Kalau kita suspend dapurnya, artinya dia mereka akan kehilangan uang kan. Jadi kalau mereka enggak mendaftar ya kita hukumlah dapurnya karena ini berkait dengan target Kita di tahun 2026 adalah zero accident seperti disampaikan Presiden," jelas Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, Senin (12/01/2026).

Diketahui, pada September 2025 SLHS awalnya hanya dimiliki oleh 38 dapur, namun, saat ini jumlah dapur yang memiliki SLHS mencapai 4.535 unit di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terus bertambah karena sebagian masih dalam proses pengajuan.

"Kan lumayan nih dalam 3 bulan. Tetapi di satu sisi yang belum mendaftar masih banyak 11.000. SLHS-nya Tulungagung lumayan 48, tapi Trenggalek ini agak bikin sedih nih, cuma dua dari 50 yang operasional. Kalau Tulungagung tadi 69 yang operasional, 48 punya (SLHS)," ujarnya.

Ia mengatakan pendaftaran SLHS menjadi tanggung jawab mitra atau yayasan pengelola dapur. Selama sudah mendaftar, meski sertifikat belum terbit, BGN masih dapat memberikan pendampingan administratif. "Minimal daftar dulu. Kalau niatnya sudah ada, kami bantu prosesnya. Tapi kalau tidak daftar sama sekali, sanksi harus diterapkan," imbuhnya. tr-03/dsy

Berita Terbaru

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Bank sentral China (People's Bank of China/PBOC) memperpanjang tren pembelian emas hingga bulan ke-20 secara beruntun pada bulan J…

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perum Bulog menggandeng Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) untuk mengolah Cadangan Beras P…

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dana bantuan beasiswa mahasiswa Unisla yang semestinya dipergunakan untuk biaya perkuliahan, namun oleh Universitas Islam Lamongan…

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat diversifikasi basis pendapatan a…

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan  ‎

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan ‎

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto akui permintaan Corporate Social Responsibility (CSR) ke yayasan STIKES Bakti Husada Mulia (…

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabupaten Tulungagung melalui Kelompok Tani Hutan Sumber Lestari Desa Samar Kecamatan Pagerwojo sukses meraih juara pertama…