Mensos Gus Ipul Tegaskan Peran Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak para wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat se-Jawa Timur untuk berikrar bekerja dengan sepenuh hati dalam mengasuh dan membimbing siswa sebagai bagian dari komitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur yang digelar di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Jumat (16/1/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 26 Kepala Sekolah Rakyat, 91 wali asrama, dan 86 wali asuh dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, Gus Ipul meminta seluruh wali asrama dan wali asuh berdiri, mengangkat tangan, dan mengucapkan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen moral dalam menjalankan tugas pengasuhan.

“Saya, wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat se-Jawa Timur, siap bekerja dengan baik sesuai pedoman yang telah ditentukan, siap bekerja dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati untuk mengasuh dan membimbing siswa Sekolah Rakyat agar menjadi agen perubahan dan mampu memutus mata rantai kemiskinan,” ucap Gus Ipul yang diikuti serentak peserta.

Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat bukan sekolah pada umumnya, melainkan instrumen negara dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yang terintegrasi dengan perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial.

“Anak-anak di Sekolah Rakyat adalah mereka yang sering kali tidak terlihat penderitaannya. Harapan adalah harta terakhir mereka, dan tugas kita adalah menjaga serta menguatkan harapan itu,” ujarnya.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Muhammad Nuh, menambahkan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat sangat ditentukan oleh kesetiaan para pendidik dalam mendampingi anak-anak.

“Yang paling mahal dalam mengurusi Sekolah Rakyat adalah kesetiaan, kesetiaan yang melampaui tugas dan tanggung jawab formal,” kata Prof. Nuh.

Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki keunikan yang perlu ditemukan dan diasah melalui pendidikan berbasis karakter dan kecakapan hidup yang diperkuat dengan sistem berasrama.

Acara tersebut turut dimeriahkan penampilan siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari menyanyikan lagu Laskar Pelangi, pembacaan puisi, hingga pidato dalam bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, dan Arab.

Penampilan para siswa mendapat apresiasi dari Gus Ipul, Prof. Muhammad Nuh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, serta seluruh peserta yang hadir.

Gubernur Khofifah memberikan penghargaan langsung kepada para siswa atas keberanian dan prestasi yang ditunjukkan, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah dibuka di berbagai wilayah Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak memiliki Sekolah Rakyat, yakni 26 sekolah. Byb

Berita Terbaru

Timbulkan Pencemaran, Pemkot Surabaya Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal

Timbulkan Pencemaran, Pemkot Surabaya Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal

Minggu, 04 Okt 2026 10:39 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya keluhan terkait aktivitas pengelolaan sampah ilegal yang menimbulkan dampak lingkungan mulai dari bau…

Tekan Risiko Kecelakaan di Perairan, Pemkab Blitar Salurkan 444 Unit Life Jacket

Tekan Risiko Kecelakaan di Perairan, Pemkab Blitar Salurkan 444 Unit Life Jacket

Minggu, 04 Okt 2026 10:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna memperkuat upaya mitigasi dan menekan risiko kecelakaan yang melibatkan masyarakat maupun pengelola aktivitas perairan,…

Revitalisasi Pasar Banyuwangi Rampung, Ratusan Pedagang Aktif Berjualan

Revitalisasi Pasar Banyuwangi Rampung, Ratusan Pedagang Aktif Berjualan

Minggu, 04 Okt 2026 10:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melihat hasil revitalisasi di Pasar Induk Banyuwangi telah rampung, kini sebanyak ratusan para pedagang juga telah berjualan…

Syarat Sertifikasi Tak Dicantumkan, Seleksi Direksi Perumdam Lawu Tirta Magetan Dinilai Buka Celah Kandidat Titipan

Syarat Sertifikasi Tak Dicantumkan, Seleksi Direksi Perumdam Lawu Tirta Magetan Dinilai Buka Celah Kandidat Titipan

Minggu, 04 Okt 2026 09:24 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 09:24 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan - Proses seleksi Direktur Administrasi dan Keuangan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Lawu Tirta Kabupaten Magetan yang t…

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…