Musrenbang Kelurahan Gununggedangan, Peningkatan Daya Saing Sektor Unggulan Ekonomi jadi Atensi Wali Kota

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Ning Ita saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 untuk tingkat kelurahan. SP/Dwy AS
Wali kota Ning Ita saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 untuk tingkat kelurahan. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 untuk tingkat kelurahan. Pada Senin (19/1) Musrenbang Kelurahan Gununggedangan menjadi salah satu kelurahan yang menggelar Musrenbang untuk merumuskan arah pembangunan kelurahan agar selaras dengan tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027, yakni “Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial melalui Daya Saing Sektor Keunggulan Daerah.”

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang hadir dan membuka langsung Musrenbang tersebut menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 menitikberatkan pada tiga fokus utama, yakni memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga dan memperkuat ketahanan sosial budaya, serta meningkatkan daya saing sektor unggulan ekonomi Kota Mojokerto.

“Ketahanan ekonomi dan sosial budaya menjadi sangat penting di tengah dinamika geopolitik global yang masih berpengaruh terhadap perekonomian nasional. Karena itu, daerah harus mampu bertahan dengan mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita menyoroti pembangunan Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Gununggedangan sebagai peluang strategis bagi penguatan ekonomi lokal. Kedua program nasional tersebut dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing sektor unggulan daerah.

“Pembangunan SPPG dan KKMP di Gununggedangan ini adalah peluang besar. Potensi lokal harus bisa terhubung dengan program nasional. Warga Gununggedangan bisa menjadi pemasok kebutuhan pangan, bahan baku, maupun produk unggulan yang dikelola melalui koperasi,” jelasnya.

SPPG yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional diharapkan mampu membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal, khususnya di sektor pangan. Sementara itu, KKMP menjadi wadah penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi, sekaligus etalase produk unggulan masyarakat Gununggedangan.

Ning Ita juga menyampaikan bahwa meskipun anggaran kelurahan mengalami penyesuaian akibat kebijakan nasional, pembangunan di Kelurahan Gununggedangan tetap didukung melalui berbagai alokasi anggaran perangkat daerah. Pada tahun 2025, total realisasi pembangunan di wilayah ini mencapai lebih dari Rp1,6 miliar yang bersumber dari lintas perangkat daerah.

“Musrenbang ini menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk menentukan prioritas pembangunan. Dengan anggaran yang terbatas, kita harus memilih program yang benar-benar berdampak dan mampu memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga,” tegasnya.

Melalui Musrenbang Kelurahan Gununggedangan, Pemerintah Kota Mojokerto berharap sinergi antara program nasional, daerah, dan potensi lokal dapat terwujud secara optimal, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis sektor unggulan daerah. Dwi

Berita Terbaru

Hadirkan Edisi Warna Spesial, Yamaha Fazzio Hybrid Sasar Kalangan Anak Muda

Hadirkan Edisi Warna Spesial, Yamaha Fazzio Hybrid Sasar Kalangan Anak Muda

Selasa, 10 Mar 2026 13:09 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tak bosan-bosannya Yamaha Indonesia terus berkomitmen membuat gebrakan baru dengan menghadirkan warna Special Edition untuk Fazzio…

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Lumajang Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

Selasa, 10 Mar 2026 12:26 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti sempat viralnya panik buying warga di Jawa Timur terkait stok BBM tinggal 20 hari dan elpiji bersubsidi yang juga…

Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

Selasa, 10 Mar 2026 12:18 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sempat viral terkait aduan pengguna jalan di Kota Malang, Jawa Timur terkait penampakan truk sampah dalam kondisi miris dan tak…

Awal Tahun 2026, Dinkes Kota Pasuruan Catat Kasus Campak Tembus 56 Kasus per Januari-Februari

Awal Tahun 2026, Dinkes Kota Pasuruan Catat Kasus Campak Tembus 56 Kasus per Januari-Februari

Selasa, 10 Mar 2026 12:00 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pada awal tahun 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan mencatat sebanyak 56 kasus campak selama Januari hingga Februari…

Produksi Kue Gapit Bojonegoro Raup Omzet Rp 35 Juta di Bulan Ramadhan Tahun 2026

Produksi Kue Gapit Bojonegoro Raup Omzet Rp 35 Juta di Bulan Ramadhan Tahun 2026

Selasa, 10 Mar 2026 11:37 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro kali ini tengah tersenyum bahagia lantaran di momentum…

Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu

Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 10 Mar 2026 11:18 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mewanti-wanti saat musim hujan seperti saat ini. Pasalnya, di musim tersebut marak…