Yamaha Tracer 9 GT Terbaru Usung Navigasi Garmin dan Matrix Headlight

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yamaha Tracer 9 GT serba baru. SP/ JKT
Yamaha Tracer 9 GT serba baru. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Hong Leong Yamaha Motor (HLYM) meluncurkan model terbaru bernama Yamaha ‘Tracer 9 GT’ serba baru di awal tahun 2026 dengan beberapa peningkatan yang membuatnya semakin menarik, seperti layar penuh warna TFT-LCD yang menggantikan unit LCD.

Panel 7 inci dengan tiga tema yang dapat dipilih ini memiliki konektivitas Bluetooth ke ponsel pintar pengendara untuk mengontrol panggilan telepon, pesan, dan musik, serta dilengkapi dengan navigasi, serta modul navigasi Garmin dan aplikasi Garmin di ponsel pintar pengendara.

Sementara itu, Tracer 9 GT 2026 juga dilengkapi sistem Matrix Headlight dari Yamaha yang secara otomatis menyesuaikan LED individual, dengan total empat elemen untuk mengoptimalkan pencahayaan berdasarkan kondisi lalu lintas di sekitarnya, Selasa (03/02/2026).

Selain itu, ada paket elektronik berkendara ini mencakup cruise control dan empat mode berkendara, serta traction control, slide control, dan wheelie control, dengan mode kontrol yang memungkinkan tiga tingkat penyesuaian, yang dapat dipilih secara manual.

Dari sisi kenyamanan, motor ini disematkan suspensi Kayaba dengan garpu depan upside-down berdiameter 41 mm dan monoshock belakang. Tenaga berasal dari mesin tiga silinder segaris Crossplane Yamaha, menghasilkan 119 PS pada 10.000 rpm dengan torsi 93 Nm pada 7.000 rpm.

Kenyamanan tempat duduk pada Tracer 9 GT telah ditingkatkan dengan subframe belakang yang lebih panjang 50 mm, memberikan ruang lebih bagi pengendara dan penumpang, sementara bantalan jok kini lebih rata dengan lapisan yang lebih tebal

Sedangkan menyoal harga, Tracer 9 GT serba baru ini dibanderol 71.888 ringgit atau kisaran Rp304 jutaan, belum termasuk pajak jalan, asuransi, dan registrasi, dan tersedia dua pilihan warna yaitu Ceramic Ice dan Tech Black. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Senin (30/3/2026), penyelenggara negara yang diduga terlibat kasus korupsi dengan Samin Tan, masih belum dipanggil Kejagung.…