Diterjang Banjir, Jembatan 32 Meter di Krejengan Probolinggo Nyaris Ambruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Jembatan di Probolinggo yang nyaris ambruk diterjang banjir. SP/ PRB
Kondisi Jembatan di Probolinggo yang nyaris ambruk diterjang banjir. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Diterjang hujan deras hingga mengakibatkan banjir, salah satu infrastruktur yakni jembatan sepanjang 32 meter di di Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo nyaris ambruk, karena sudah mengalami kerusakan sejak empat hari lalu, tepatnya pada Kamis (05/02/2026).

Kondisi tersebut tentu membuat banyak masyarakat sekitar was-was dan bersama pemerintah desa setempat memutuskan untuk menutup sementara akses jembatan demi keselamatan pengguna. Pasalnya, jembatan tersebut mengalami retakan parah di kedua ujungnya serta penurunan struktur di bagian tengah.

Sehingga, untuk mencegah kendaraan melintas, sejumlah bambu dipasang di tengah jembatan disertai rambu peringatan di setiap ujungnya. Saat ini, jembatan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki.

"Sekarang hanya dipasang bambu sebagai penyanggah sementara. Kondisinya sudah tidak memungkinkan dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, karena sangat membahayakan," ujar Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberkatimoho, Musidin, Senin (09/02/2026).

Perlu diketahui, penutupan awalnya dilakukan pada Jumat (06/02/2026) dengan pembatasan hanya untuk kendaraan roda dua. Namun, karena kerusakan semakin parah, akhirnya diputuskan untuk menutup total dan segera berkoordinasi dengan dinas terkait.

Sebagai solusi sementara, pemerintah desa membangun jembatan alternatif dari bambu agar aktivitas warga, khususnya pelajar, tidak terganggu. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Widoro dan Kedungcaluk menuju Desa Karangren serta Desa Seboro. Dan meski terdapat jalur alternatif lain, jaraknya cukup jauh dan harus memutar melalui Kecamatan Kraksaan.

"Jembatan alternatif ini dibuat supaya anak-anak yang bersekolah di SMP dan MTS tetap bisa berangkat sekolah seperti biasa. Ini akses vital warga. Sambil menunggu perbaikan dari pemerintah, kami buat jalur alternatif terlebih dahulu," pungkasnya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…