Viral di Medsos! Jembatan Darurat di Bondowoso Terlihat Usang, Padahal Baru Diluncurkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan jembatan darurat pejalan kaki sentong di Bondowoso, Jawa Timur. SP/ BDW
Pembangunan jembatan darurat pejalan kaki sentong di Bondowoso, Jawa Timur. SP/ BDW

i

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan terkait progres pembangunan jembatan darurat di perbatasan Desa Sukowiryo, Kecamatan Nangkaan, Bondowoso dengan tampilan jembatan kayu yang dikhususkan untuk pejalan kaki itu disebut terlihat seperti sudah usang, padahal jembatan tersebut baru saja diluncurkan

"Baru Launching, Tapi Sensasinya Sudah Kayak di Ujung Umur. Apakah akan ada yg namanya jembatan viral 2 di Bondowoso?," demikian keterangan dalam narasi kiriman salah satu akun media sosial Instagram, Selasa (28/04/2026).

DIketahui, jika jembatan khusus pejalan kaki ini dibuat sebagai alternatif karena Jembatan Sentong dalam proses pembangunan setelah beberapa waktu lalu ambruk. Namun, belakangan jembatan darurat itu sempat mengalami kerusakan salah satu kakinya. Penyebabnya akibat air sungai di bawahnya sempat banjir sejak Minggu (26/04/2026) sore.

Ditambah dengan aliran air sungai yang juga membawa tumpukan sampah, turut menghantam sejumlah bagian kaki penyangga jembatan hingga kaki jembatan itu tak kuat menahan dan patah. Selain itu, mengapa jembatan yang baru saja selesai dibangun itu terlihat usang, BPBD Bondowoso menyebutkan bahwa sebenarnya jembatan itu sengaja dibuat sederhana.

"Awalnya, kami membuat konstruksi sederhana. Karena kondisi cuaca sudah masuk kemarau, kami memilih konstruksi yang sederhana," terang Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo.

Sehingga, terkait kejadian tersebut, Kristianto mengaku akan segera berkoordinasi dengan tim teknis Dinas Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso. Terutama berkaitan evaluasi struktur jembatan. "Untuk sementara jembatan darurat itu ditutup selama proses perbaikan yang diperkirakan butuh waktu beberapa hari ke depan," kata Kristianto. bd-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Identitas Budaya Baru, Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu

Perkuat Identitas Budaya Baru, Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu

Minggu, 02 Agu 2026 12:04 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat identitas budaya baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Pemkab Pacitan Kukuhkan 76 Kepala Sekolah SD

Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Pemkab Pacitan Kukuhkan 76 Kepala Sekolah SD

Minggu, 02 Agu 2026 12:02 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dalam rangka memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan…

Pemkab Madiun Percepat Sertifikasi 400 Aset Daerah yang Belum Berlegalitas Kepemilikan

Pemkab Madiun Percepat Sertifikasi 400 Aset Daerah yang Belum Berlegalitas Kepemilikan

Minggu, 02 Agu 2026 11:12 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengamanan aset, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, terus mempercepat sertifikasi sekitar 400 aset daerah yang…

Demi Kepentingan Masyarakat, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Lahan 5.500 Meter Persegi

Demi Kepentingan Masyarakat, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Lahan 5.500 Meter Persegi

Minggu, 02 Agu 2026 11:04 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI,com, Surabaya - Guna memastikan aset daerah digunakan sesuai ketentuan dan dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat, Pemerintah Kota…

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program k…

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun menyebut hasil pengumpulan fee proyek dari para kontraktor d…