Instruksi Menteri Keuangan Terkait Penggalian Potensi Penerimaan Negara

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta saat melakukan penyegelan terhadap sejumlah toko perhiasan mewah Tiffany & Co di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta saat melakukan penyegelan terhadap sejumlah toko perhiasan mewah Tiffany & Co di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta melakukan penyegelan terhadap tiga toko perhiasan mewah Tiffany & Co di Jakarta pada Rabu (11/2). Toko perhiasan tersebut diduga terindikasi adanya pelanggaran administrasi terhadap barang-barang yang diimpor.

"Kami dari Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta melakukan operasi terkait barang-barang high value good, yaitu barang-barang bernilai tinggi yang kami duga terdapat barang-barang yang tidak diberitahukan kepada pemberitahuan impor barang," kata Kepala Seksi Penindakan DJBC Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Siswo menjelaskan kegiatan penindakan tersebut menindaklanjuti instruksi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar melakukan penggalian potensi penerimaan negara di luar yang memang sudah terbiasa dilakukan baik di kepabeanan maupun cukai.

Siswo mengatakan pihaknya melakukan penyegelan terhadap toko perhiasan Tiffany & Co. Untuk itu, ia menyampaikan owner atau pihak manajemen perusahaan perhiasan tersebut bisa memberikan penjelasan kepada DJBC Kanwil Jakarta.

"Untuk sementara atas barang kita lakukan penyegelan di brankas mereka dan tokonya kita lakukan penyegelan. Kita meminta yang bersangkutan bagian administrasi atau owner untuk memberikan penjelasan ke Kantor Bea Cukai atas barang-barang yang disegel saat ini secara detail, termasuk dalam barang yang melakukan pembayaran pungutan negara pada saat impor atau belum," imbuhnya.

Selain toko perhiasan Tiffany & Co di Plaza Senayan yang dilakukan penindakan, ada dua toko lainnya dari brand perhiasan kelas dunia itu di Plaza Indonesia dan Pasific Place. Ia menegaskan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penindakan terhadap sejumlah toko perhiasan mewah lainnya di pusat perbelanjaan wilayah Jakarta.

"Untuk saat ini 3 toko, terkait berkembangnya ke depan dimungkinkan kita juga berkembang lagi. Tidak cuma 1 outlet," ungkapnya.

Sebagai informasi, brand Tiffany & Co. adalah perhiasan asal Amerika Serikat yang didirikan pada 1837. Perusahaan ini dikenal untuk perhiasan berlian, perak sterling dan produk mewah lain.

Pada 2021, perusahaan ini menjadi bagian dari grup LVMH. Awalnya perusahaan perhiasan itu didirikan oleh Charles Lewis Tiffany dan John B Young, kemudian Charles L Tiffany mengambil alih kendali pada 1853 dan menjadikan perusahaan fokus pada produksi perhiasan. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Penumpang Bus Lebaran 2026 Meledak, Terminal Purboyo Madiun Catat Kenaikan Hingga 142 Persen

Penumpang Bus Lebaran 2026 Meledak, Terminal Purboyo Madiun Catat Kenaikan Hingga 142 Persen

Senin, 30 Mar 2026 15:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 15:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Lonjakan penumpang angkutan bus pada Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun, melonjak signifikan. Jumlah penumpang ber…

Pemkot Surabaya Usul Tambah Fasilitas Pengolahan Sampah Basis ‘Waste to Energy’

Pemkot Surabaya Usul Tambah Fasilitas Pengolahan Sampah Basis ‘Waste to Energy’

Senin, 30 Mar 2026 15:16 WIB

Senin, 30 Mar 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengusulkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi ke pemerintah pusat. Salah…

Damkar Surabaya Terima 77 Panggilan Darurat Selama Periode Libur Lebaran 2026

Damkar Surabaya Terima 77 Panggilan Darurat Selama Periode Libur Lebaran 2026

Senin, 30 Mar 2026 15:04 WIB

Senin, 30 Mar 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat telah menangani 77 kejadian darurat, dengan mayoritas…

Masa Angkutan Lebaran Berakhir 1 April, KAI Daop 7 Madiun Sudah Layani 454.266 Pelanggan

Masa Angkutan Lebaran Berakhir 1 April, KAI Daop 7 Madiun Sudah Layani 454.266 Pelanggan

Senin, 30 Mar 2026 14:53 WIB

Senin, 30 Mar 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jelang berakhirnya Masa Angkutan Lebaran 2026 pada 1 April 2026 mendatang yang telah berlangsung sejak 11 Maret, KAI Daop 7 Madiun…

Tak Penuhi Kewajiban Bayar Nafkah, Dispendukcapil Blokir 7.642 ke Mantan Suami di Surabaya

Tak Penuhi Kewajiban Bayar Nafkah, Dispendukcapil Blokir 7.642 ke Mantan Suami di Surabaya

Senin, 30 Mar 2026 14:38 WIB

Senin, 30 Mar 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya baru-baru ini melaporkan sebanyak 7.642 mantan suami telah…

Dorong Industri Tembus Ekspor, Pemkot Surabaya Sediakan Seribu Loker di SIL Festival 2026

Dorong Industri Tembus Ekspor, Pemkot Surabaya Sediakan Seribu Loker di SIL Festival 2026

Senin, 30 Mar 2026 14:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat fondasi sektor industri, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan…