SURABAYA PAGI, Madiun – Rekaman video amatir yang diduga berasal dari CCTV beredar luas di masyarakat, memperlihatkan dugaan peristiwa bunuh diri di perlintasan sebidang Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis sore (12/2/2026).
Peristiwa tersebut memantik perhatian publik, khususnya terkait respons dan standar pengamanan PT KAI Daop 7 Madiun di titik perlintasan.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat palang pintu telah tertutup sebagai tanda kereta akan melintas. Di saat bersamaan, seorang pria tampak berada di sekitar rel. Beberapa detik kemudian, kereta melaju dan insiden pun tak terhindarkan.
Sejumlah warga menyebut kejadian berlangsung sangat cepat.
“Palang sudah tertutup. Orang itu sudah di sekitar rel. Tapi kejadian begitu cepat,” ujar seorang warga yang berada di sekitar lokasi.
Meski demikian, sebagian warga menilai tidak tampak adanya tindakan persuasif maupun upaya pengamanan tambahan sebelum kereta melintas. Hal inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan di ruang publik: apakah terdapat prosedur mitigasi darurat ketika seseorang berada di rel saat palang sudah tertutup?
Sebagaimana diketahui, perlintasan sebidang merupakan titik rawan dengan standar operasional ketat. Petugas perlintasan secara teknis bertanggung jawab memastikan tidak ada kendaraan yang melintas saat palang ditutup. Namun dalam situasi ketika individu berada di rel dalam kondisi berisiko, publik mempertanyakan apakah terdapat mekanisme koordinasi cepat dengan masinis maupun pusat pengendali perjalanan kereta untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Upaya konfirmasi kepada PT KAI Daop 7 Madiun belum memperoleh penjelasan substantif. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, belum memberikan jawaban detail terkait prosedur maupun evaluasi atas insiden tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tertulis dari PT KAI Daop 7 Madiun terkait evaluasi maupun langkah perbaikan ke depan.mdn
Editor : Redaksi