Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Senin (23/02/2026). Apel pagi ini menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin.

"Tidak terasa sudah setahun saya dan Gus Qowim menjalankan amanah. Tepat tanggal 20 Februari kami dilantik. Dalam satu tahun ini kami sudah melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor," ujarnya.

Mbak Wali menyampaikan apresiasi atas kerja keras, loyalitas dan dedikasi seluruh perangkat daerah selama satu tahun terakhir. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang diraih tidak lepas dari sinergi, komitmen, serta semangat pelayanan yang terus dijaga. "Kita tidak boleh berpuas diri karena masih banyak tantangan. Peringatan satu tahun ini menjadi titik komitmen kita serta harus menjadi semangat untuk bekerja lebih keras lagi," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Mbak Wali menegaskan kedepan harus fokus untuk capaian program prioritas daerah. Pertama adalah penurunan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas layanan dasar. Yakni, kesehatan dan pendidikan. Masyarakat Kota Kediri harus mendapat akses pendidikan yang berkualitas dan mutu pendidikan yang baik. "Layanan dasar ini sangat penting sehingga harus menjadi prioritas kita bersama. Kita harus gotong-royong untuk memperluas akses ini. Sehingga masyarakat bisa mudah mengakses layanan pendidikan dan kesehatan," tegasnya.

Selain peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, juga harus memberdayakan UMKM. Salah satunya melalui pelatihan kewirausahaan,  pendampingan pelaku usaha, peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar. Berkaitan dengan pemberdayaan UMKM, ada Koperasi Kelurahan Merah Putih yang memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. "Ini butuh pendampingan dari semua pihak. Bukan hanya tugas Dinkop saja. Agar pasar UMKM kita lebih luas lagi," jelasnya.

Selanjutnya, menurunkan angka kemiskinan melalui perlindungan sosial. Yakni melalui pemberian bantuan sosial, memberikan jaminan kesehatan bagi warga tidak mampu, beasiswa pendidikan, dan pembangunan infrastruktur dengan program RTLH. "Dalam upaya menurunkan kemiskinan ini butuh gotong-royong semua pihak. Dalam perencanaan hingga realisasi anggaran harus tepat sasaran, tepat guna dan tepat manfaat. Karena kalau ingin Kota Kediri maju semua pihak harus kompak," pungkas wali kota termuda ini.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Pj Sekda M.Ferry Djatmiko, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur BUMD, camat dan tamu undangan lainnya. Adv/kominfo

Berita Terbaru

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Setelah melalui proses pencarian yang dramatis, Kuntarto (34), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di DAM Wilangan, Desa W…

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi…

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…