Soal Beasiswa PAUD-TK, Wakil Ketua DPRD Surabaya: Harus Tepat Sasaran

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)-TK di Kota Pahlawan. SP/Ist
Aktivitas kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)-TK di Kota Pahlawan. SP/Ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyiapkan beasiswa untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)-TK di Kota Pahlawan. Rencananya, beasiswa ini akan diberikan kepada siswa PAUD-TK dari keluarga miskin. 

Pada akhir Februari 2026 Pemkot Surabaya menargetkan verifikasi data beasiswa PAUD-TK tersebut tuntas. Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan beasiswa bagi sekitar 8.000 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Rencananya beasiswa yang akan diterima sebesar Rp50 ribu per bulan tersebut diperuntukkan bagi siswa PAUD-TK dari keluarga kurang mampu.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengapresiasi program tersebut, namun ia meminta agar program tersebut dipastikan lebih dulu dari sisi penganggaran, mekanisme, serta sistem pengawasan agar tepat sasaran.

Bahtiyar mengaku baru mendengar rencana program beasiswa untuk PAUD-TK tersebut. Namun secara prinsip, ia mendukung apabila program itu benar-benar ditujukan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga kurang mampu.

“Kalau memang ini untuk membantu orang tua yang kurang mampu agar anaknya tetap bisa sekolah PAUD atau TK, saya tentu sependapat. Pendidikan usia dini itu penting,” kata Bahtiyar ketika ditemui Lentera, Rabu (3/3).

Meski demikian, Bahtiyar menekankan pentingnya memastikan apakah program tersebut telah dibahas dan dialokasikan dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, kepastian anggaran menjadi dasar utama sebelum program dijalankan.

Selain aspek anggaran, Bahtiyar juga menyoroti perlunya kejelasan mekanisme penyaluran bantuan. Ia mempertanyakan apakah bantuan akan diberikan dalam bentuk uang tunai, barang kebutuhan sekolah, atau sistem transfer langsung ke rekening penerima.

“Harus jelas teknisnya seperti apa. Apakah lewat sekolahnya, langsung ke rekening orang tua, atau bentuknya barang. Ini perlu difinalisasi supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Terkait verifikasi calon penerima, Sekretaris DPC Gerindra Surabaya ini menyarankan agar Dinas Pendidikan (Dispendik) berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) yang telah memiliki basis data warga miskin dan pra miskin.

Dalam hal ini, proses validasi dapat dilakukan melalui pencocokan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam sistem, sebagaimana mekanisme yang telah diterapkan pada program bantuan sosial sebelumnya.

“Entry NIK saja nanti akan terlihat apakah masuk kategori miskin atau pra miskin. Sistemnya sebenarnya sudah ada, tinggal dimanfaatkan agar tidak ribet dan tetap tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala apabila program ini benar-benar direalisasikan. Menurutnya, pengawasan diperlukan agar bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak, bukan dialihkan untuk keperluan lain.

“Kalau bentuknya uang tunai, harus ada evaluasi. Jangan sampai tidak digunakan untuk kepentingan sekolah. Itu yang perlu dijaga,” katanya.

DPRD, lanjut Bahtiyar, akan memantau implementasi program tersebut apabila sudah berjalan. "Evaluasi ini penting untuk memastikan efektivitas kebijakan sekaligus mencegah potensi penyimpangan," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan menyampaikan rencana pemberian beasiswa bagi sekitar 8.000 siswa PAUD-TK dari keluarga miskin dan pra miskin sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan usia dini.

Saat ini, Dispendik tengah melakukan proses konsolidasi dan verifikasi data bersama perangkat daerah terkait. Targetnya, seluruh proses administrasi dan verifikasi dapat rampung pada akhir Februari 2026. Alq

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…