Jumat Berkah

Setan Jin dan "Setan Manusia"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ramadhan kita sering dengar narasi setan dikerangkeng. Narasi "setan dikerangkeng" saat Ramadan merujuk pada hadis sahih (Bukhari-Muslim) yang menyatakan bahwa setan dibelenggu, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup. Ulama menjelaskan ini bukan berarti setan hilang total, melainkan terbatas ruang geraknya dan godaannya melemah, karena umat Islam sibuk beribadah.

Makna setan dikerangkeng atau dibelenggu di neraka (atau diikat) selama bulan Ramadhan, berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, adalah isyarat majazi bahwa ruang gerak setan terbatas, intensitas godaan mereka berkurang, dan umat Islam lebih mudah melakukan kebaikan serta menghindari kemaksiatan karena meningkatnya iman.

Para ulama menamai penyempitan ruang Gerak (Majazi)nya. Setan tidak benar-benar dipenjara secara fisik, melainkan usaha mereka untuk menggoda manusia dibatasi oleh Allah.

Jadi ada pengaruh ibadah dan puasa. Artinya ketaatan umat Islam yang meningkat (puasa, tarawih, tadarus) membuat setan kesulitan masuk dan mempengaruhi hati manusia.

Termasuk pengendalian hawa nafsu. Ya nafsu manusia menjadi lebih mudah dikendalikan. Ibarat kompor, setannya (pemantik) diikat, namun apinya (hawa nafsu) masih ada dan harus dijaga.

Sebagian ulama seperti Ibnu Baththal, berpendapat bahwa setan memang benar-benar dibelenggu secara fisik sehingga kekuatannya berkurang drastis dibandingkan bulan lainnya.

Pertanyaannya mengapa saat ramadan masih Ada Maksiat? Sejumlah ulama bilang maksiat tetap terjadi karena nafsu jahat manusia, kebiasaan buruk, atau "setan manusia", bukan sepenuhnya karena godaan langsung dari jin setan.

Ini karena setan yang dikerangkeng atau dibelenggu pada bulan Ramadhan, berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, adalah setan dari golongan jin, terutama yang pembangkang (setan kelas kakap/jin kafir). Maknanya bukan terkurung fisik secara total, melainkan terbatas ruang gerak dan pengaruhnya untuk menggoda manusia.

Sementara setan dari golongan manusia tetap berkeliaran.

Sebab setan dan jin yang adalah makhluk gaib yang tidak terlihat oleh mata manusia biasa. Mereka diciptakan dari api yang menyala-nyala. Jin memiliki kemampuan berubah wujud, sering kali menampakkan diri sebagai ular, kalajengking, kadal, anjing hitam, keledai, atau menyerupai manusia. Subhanallah. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Pentingnya Perlindungan Sosial, Komisi IX DPR RI Dorong Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pentingnya Perlindungan Sosial, Komisi IX DPR RI Dorong Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 29 Jun 2026 17:50 WIB

Senin, 29 Jun 2026 17:50 WIB

  SURABAYA PAGI, Malang - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), dr. Gamal Albinsaid mendorong masyarakat Malang untuk …

SIG Berdayakan Warga Desa Glondonggede Tuban, Lahirkan 36 UMKM Berbasis Potensi Lokal

SIG Berdayakan Warga Desa Glondonggede Tuban, Lahirkan 36 UMKM Berbasis Potensi Lokal

Senin, 29 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 29 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program T…

Serapan Telur Peternak Jadi Sorotan, Emil Dardak Ancam Tutup Mitra Tak Patuh

Serapan Telur Peternak Jadi Sorotan, Emil Dardak Ancam Tutup Mitra Tak Patuh

Senin, 29 Jun 2026 17:15 WIB

Senin, 29 Jun 2026 17:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan akan menindak tegas mitra dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) y…

Kendalikan Inflasi Daerah, Lamongan Serentak Tanam Cabai di Pekarangan

Kendalikan Inflasi Daerah, Lamongan Serentak Tanam Cabai di Pekarangan

Senin, 29 Jun 2026 17:10 WIB

Senin, 29 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi pangan daerah, Pemkab Lamongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, melakukan…

Banpol Lamongan Senilai Rp 3,8 Miliar Sudah Didistribusikan ke Partai Politik

Banpol Lamongan Senilai Rp 3,8 Miliar Sudah Didistribusikan ke Partai Politik

Senin, 29 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 29 Jun 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), telah menyalurkan bantuan keuangan kepada…

IPM Kota Mojokerto Masuk Kategori Sangat Tinggi

IPM Kota Mojokerto Masuk Kategori Sangat Tinggi

Senin, 29 Jun 2026 16:01 WIB

Senin, 29 Jun 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran menjadi salah satu kunci keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan k…