Siaga Ramadan dan Idul Fitri, PLN Sediakan 297 SPKLU di Jawa Timur untuk Dukung Perjalanan Kendaraan Listrik

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya melalui pengoperasian SPKLU Center Surabaya di wilayah kerja PLN UP3 Surabaya Selatan yang disiapkan untuk melayani meningkatnya pengguna mobil listrik, Kamis (12/3/2026).

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan keberadaan SPKLU Center Surabaya menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperkuat layanan bagi pengguna kendaraan listrik, terutama menjelang momen mudik Idul Fitri.

“Pada pagi hari ini saya berada di SPKLU Center Surabaya yang dibangun PLN dengan mengoptimalkan enam mesin pengisian serta beberapa mesin tambahan. Ini kami siapkan untuk melayani masyarakat Surabaya yang menggunakan mobil listrik dan jumlahnya terus meningkat,” ujar Adi.

Ia menjelaskan, penyediaan infrastruktur tersebut juga menjadi bentuk kesiapan PLN dalam menghadapi lonjakan pengguna kendaraan listrik saat mudik Lebaran.

Menurut Adi, pada musim mudik tahun ini diperkirakan terdapat lebih dari 23.000 kendaraan listrik yang akan melakukan perjalanan dari total sekitar 208.000 kendaraan listrik yang saat ini beroperasi di Indonesia.

“Dengan semakin banyaknya SPKLU, masyarakat dapat menggunakan mobil listrik dengan aman dan percaya diri saat mudik. Sejauh ini juga belum ada keluhan berarti dari pengguna terhadap fasilitas SPKLU yang kami sediakan,” katanya.

Secara nasional, PLN telah menyediakan sekitar 4.700 unit SPKLU yang tersebar di berbagai daerah. Khusus untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026, PLN menyiapkan sekitar 1.680 SPKLU di sepanjang jalur mudik.

Selain itu, PLN juga menghadirkan SPKLU Mobile sebagai layanan darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang mengalami kendala saat perjalanan.

“Di sepanjang jalur mudik kami menyediakan 16 titik SPKLU Mobile. Jika ada pengguna yang kehabisan daya atau mengalami kendala, cukup menghubungi PLN melalui layanan PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Achmad Mustaqir menyampaikan bahwa khusus di Provinsi Jawa Timur, PLN telah menyiapkan 297 unit SPKLU yang tersebar di 158 lokasi.

Ia menambahkan seluruh jalur tol utama di Jawa Timur, baik arah A maupun B, telah dilengkapi fasilitas SPKLU untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik.

“Di Jawa Timur saat ini juga sudah beroperasi lima lokasi SPKLU Center. Kami terus mengembangkan jumlah dan kualitas layanan SPKLU dengan berkolaborasi bersama mitra, baik dari sektor swasta maupun pemerintah,” ujar Mustaqir.

Ia mengungkapkan penggunaan SPKLU di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data PLN, transaksi pengisian listrik pada periode Januari–Februari tahun ini meningkat 277 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, sejumlah fasilitas tambahan juga disediakan di SPKLU Center, seperti mesin penjual minuman hingga rencana pembangunan kafe bagi pengunjung yang menunggu proses pengisian daya kendaraan.

“Pengisian biasanya membutuhkan waktu sekitar 15–20 menit. Sambil menunggu, pengunjung bisa bersantai dan menikmati fasilitas yang tersedia,” katanya.

PLN juga menyiagakan petugas di berbagai titik SPKLU selama masa Siaga Ramadan dan Idul Fitri untuk membantu pengguna yang mengalami kesulitan saat melakukan pengisian daya kendaraan.

Salah satu pengguna kendaraan listrik, Surya, warga Kediri, mengaku terbantu dengan keberadaan SPKLU yang semakin mudah dijangkau.

“Dengan mobil listrik ini lebih irit karena tidak menggunakan bahan bakar. Tarikannya juga lebih enteng. Awalnya saya kira mengisi di SPKLU cukup sulit, tapi setelah ditunjukkan ternyata mudah,” ujarnya.

Surya mengaku berencana menggunakan mobil listriknya untuk mudik ke Kediri saat Lebaran nanti. Byb

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…