SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat fondasi sektor industri, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan strategi berlapis dengan mengagendakan peningkatan ekspor dengan penciptaan lapangan kerja dalam satu rangkaian kegiatan terpadu, melalui Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival yang mengusung tema Transformasi Industri dan Ketenagakerjaan Menuju Surabaya Maju dan Inklusif dalam Persaingan Global.
Pada tahap ini, perusahaan lokal tidak hanya difasilitasi untuk bertemu dengan pasar global, tetapi juga dibekali kesiapan teknis agar mampu menembus pasar ekspor. Pasalnya, pengurangan pengangguran tidak bisa hanya mengandalkan job fair semata.
“Job fair itu penting, tetapi industri yang menyerap tenaga kerja harus dipastikan tumbuh. Salah satu caranya dengan mendorong mereka naik kelas menjadi eksportir,” jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Senin (30/03/2026).
Menurutnya, ketika industri mulai menembus pasar ekspor, kapasitas produksi akan meningkat dan secara otomatis membuka kebutuhan tenaga kerja baru. Karena itu, pembekalan dalam coaching clinic difokuskan pada kemampuan praktis, mulai dari strategi pemasaran, teknik presentasi, hingga cara menjalin komunikasi dengan buyer internasional.
Perlu diketahui, untuk rangkaian SIL Festival berlanjut pada 7–8 April 2026 dengan agenda utama job fair dan forum ekspor. Lebih dari 1.000 lowongan kerja disiapkan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas seperti daksa ringan, rungu wicara, dan Down syndrome.
Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pendaftaran lowongan dalam negeri dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/daftarassik. Sementara itu, untuk lowongan luar negeri, calon peserta dapat mengakses https://siskop2mi.bp2mi.go.id atau datang langsung ke Kantor BP3MI di Jalan Imam Bonjol No. 63 Surabaya. Sedangkan untuk total peserta SIL 2026 mencapai lebih dari 700 perusahaan. Sebanyak 60 pelaku IKM mengikuti coaching clinic business matching ekspor, sementara 644 perusahaan besar turut berpartisipasi dalam keseluruhan rangkaian kegiatan. sb-03/dsy
Editor : Redaksi