Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai di Petemon Surabaya Ludes Terbakar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pemadaman rumah 2 lantai di Petemon Surabaya yang terbakar ludes.  SP/ SBY
Proses pemadaman rumah 2 lantai di Petemon Surabaya yang terbakar ludes.  SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Warga di Jalan Petemon 1 Nomor 107, Kecamatan Sawahan, Surabaya dikagetkan dengan insiden kebakaran di salah satu rumah warga dengan 2 lantai ludes terbakar, yang diduga akibat korsleting listrik, pada Minggu (12/4/2026)m kemarin, pukul 15.50 WIB. Kebakaran tersebut tentu membuat warga sekitar resah dan khawatir. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan kawasan lingkungan padat penduduk. Sehingga, warga dengan cepat langsung menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) terdekat.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya M Rokhim, dirinya dan tim damkar langsung bergerak cepat menuju lapangan, dimana insiden kebakaran tersebut terjadi. Saat proses pemadaman, butuh 11 unit damkar untuk menjinakkan si jago merah. Menurutnya, api bisa dipadamkan 1 jam setelah petugas tiba di lokasi.

"Yang terbakar rumah, nihil (tidak ada korban). Dan untuk uas yang terbakar 8 x 12 meter di lantai 2, pemadaman selesai 16.17, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif 16.39 WIB," jelasnya

Dilaporkan, api berhasil dikendalikan pada pukul 16.17 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan hingga situasi dinyatakan kondusif pada pukul 16.39 WIB. Pihaknya menduga penyebab kebakaran berawal dari korsleting listrik. Menurutnya, kebakaran cepat meluas ke seluruh bagian bangunan karena di dalamnya ada beberapa benda yang mudah terbakar.

"Penyebab diduga korsleting listrik, yang terbakar hanya di lantai 2. Bangunan lantai 2 bagian belakang terbuat dari triplek, bagian depan terbuat dari cor-coran," tutupnya.

Sedangkan akibat kebakaran tersebut, dilaporkan hanya menghanguskan bagian lantai dua, terutama area belakang bangunan yang diketahui menggunakan material triplek, sementara bagian depan menggunakan konstruksi cor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki musim giling tahun ini, sejumlah petani tebu di wilayah kerja Pabrik Gula (PG) Poerwodadie, Kabupaten Magetan mengeluhkan…