SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) di Kota Madiun, Jawa Timur, bakal menerima uang saku untuk kebutuhan biaya hidup (living cost) selama menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 sebesar SAR750. Uang tersebut akan diberikan kepada jemaah saat berada di Asramah Haji Surabaya, Jawa Timur.
"Terkait uang saku, setiap calon haji menerima SAR750 atau sekitar Rp3,42 juta. Uang tersebut akan diberikan saat jamaah berada di Asrama Haji Surabaya, bersamaan dengan pembagian dokumen penting seperti boarding pass, paspor, dan kartu nusuk haji," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun Datik Ardiyah, Rabu (15/04/2026)
Menurut dia, uang saku tersebut dipersiapkan sebagai bekal operasional jemaah selama berada di Tanah Suci, baik untuk kebutuhan konsumsi harian tambahan, sebagai dana cadangan untuk keperluan tidak terduga, maupun untuk pemenuhan kewajiban pembayaran DAM (denda haji). Distribusi uang saku dilakukan secara terorganisasi dengan dikemas dalam plastik khusus untuk menghindari risiko tercecer.
"Semuanya nanti dijadikan satu dalam plastik, agar lebih rapi dan aman. Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya," ungkap dia.
Adapun rincian uang saku yang diterima terdiri atas satu lembar pecahan SAR500, dua lembar pecahan SAR100, dan satu lembar pecahan SAR50. Terkait persiapan keberangkatan jemaah calon haji Kota Madiun 2026, pihaknya memastikan telah memasuki tahap akhir.
Dia menerangkan bahwa semua calon haji dipastikan telah menerima perlengkapan utama, termasuk koper yang didistribusikan melalui masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Koper tersebut telah diberi identitas khusus untuk memudahkan proses pengenalan barang saat tiba di Arab Saudi. "Untuk koper, Insya Allah sudah 100 persen. Semua sudah menerima melalui KBIH masing-masing agar memudahkan pencarian saat di sana," kata Datik.
Kemenhaj Kota Madiun mengingatkan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan fokus pada ibadah selama di Tanah Suci. Sementara itu, jemaah calon haji Kota Madiun tergabung dalam Kloter 22 dan dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026. md-02/dsy
Editor : Redaksi