SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono meminta seluruh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) mengoptimalkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di wilayah kerja masing-masing. Serta untuk menekankan para pejabat terkait adanya KIP tersebut supaya mampu menyampaikan informasi yang cepat dan tepat pada masyarakat.
"Membangun kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan seluruh pejabat (PPID) untuk pelayanan terbaik, dengan mampu mengoptimalkan KIP. Teknologi semakin berkembang, maka harus adaptif menyesuaikan dengan regulasi baru, sehingga acara ini penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan publik dengan cara terus belajar," ujar Bupati Setyo Wahono, Selasa (21/04/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Setyo Budi Wibowo dalam laporan menyampaikan bahwa bimbingan teknis hari ini diikuti forum PPID sejumlah 72 peserta dari sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan forum PPID desa sejumlah 430 peserta dari Sekretaris Desa (Sekdes) pada Selasa (21/4).
"Adanya media digital membuat masyarakat semakin kritis dan kebutuhan informasi semakin beragam, PPID berperan penting sebagai pihak yang paling memahami data dan informasi di lingkup kerjanya masing-masing," terangnya.
Menurutnya, KIP merupakan pilar penting dalam tata kelola pemerintah yang transparan dan akuntabel, serta mempunyai peran strategis dalam pengelolaan informasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dan saat ini, KIP Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan peningkatan karena pada 2024 monitoring dan evaluasi (monev) KIP mendapatkan nilai 28,69 kategori tidak informatif dan pada 2025 hasil monev KIP memperoleh nilai 98,7 sekaligus pencanangan sebagai zona Informatif.
"KIP ini adalah komitmen pimpinan daerah dan seluruh OPD dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat sesuai kebutuhan masyarakat," katanya. bj-01/dsy
Editor : Redaksi