Pemkot Surabaya Ubah Pola Penanganan Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Pembinaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kegiatan penanganan kenakalan anak di Kota Surabaya. SP/ SBY
Salah satu kegiatan penanganan kenakalan anak di Kota Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti maraknya kenakalan remaja yang mulai meresahkan, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) telah melakukan perubahan pola penanganan kenakalan remaja dengan pendekatan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dimana saat ini perubahan pola tersebut kini mulai menunjukkan hasil nyata.

"Tren kenakalan remaja di Surabaya mengalami perbaikan cukup drastis," jelas Kepala DP3APPKB Kota Surabaya Ida Widayati, Selasa (21/04/2026).

Lebih lanjut, terkait kebijakan pembatasan aktivitas malam hari menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi kenakalan remaja. Meski demikian, untuk perubahan pendekatan dalam penanganan juga menjadi kunci utama keberhasilan tersebut. Jika sebelumnya anak-anak yang terjaring hanya menjalani konseling singkat di markas Satpol PP sebelum dipulangkan, kini pemkot menerapkan model pembinaan yang lebih intensif. 

Kini, dalam kasus tertentu seperti konsumsi minuman keras, tawuran, hingga keterlibatan geng motor, tidak lagi langsung dipulangkan karena terlebih dahulu ditempatkan di Rumah Aman untuk mendapatkan pembinaan. “Kami ubah polanya. Tidak hanya konseling singkat, tetapi ada edukasi yang lebih mendalam. Anak-anak kami berikan pemahaman tentang dampak kriminalitas, bahaya narkoba bagi kesehatan, hingga penguatan wawasan kebangsaan,” katanya.

Program pembinaan tersebut berlangsung selama 7 - 14 hari. Selama periode itu, anak-anak tidak hanya mendapatkan pendampingan psikologis, tetapi juga tetap difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan. Pemkot Surabaya memberikan izin bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran daring bagi anak-anak yang masih berstatus pelajar.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mendorong peran keluarga dan lingkungan melalui edukasi orang tua agar pengawasan anak lebih optimal. “Kami berharap anak-anak muda bisa memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif. Karena perilaku negatif tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga sangat mempengaruhi kondisi psikologis dan masa depan mereka,” ujarnya. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…