DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyalami anggota DPRD dalam rapat paripurna LKPJ. SP/ MUHAJIRIN
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyalami anggota DPRD dalam rapat paripurna LKPJ. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan, seperti saat memberikan berbagai rekomendasi konstruktif terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Lamongan, dalam rangka penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan, Senin (27/4/2026) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan.

Rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD, H. Moh. Freddy Wahyudi tersebut, menjadi bagian penting dalam siklus evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif, dalam memperkuat kualitas pembangunan di Kabupaten Lamongan.

Dalam forum tersebut, seperti disampaikan Freddy panggilan akrab politisi PKB ini, kalau DPRD Kabupaten Lamongan melalui panitia khusus (Pansus) I, II, III, dan IV menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang memuat saran, masukan, serta koreksi terhadap pelaksanaan program, dan kegiatan pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.

Rekomendasi yang disampaikan itu lanjutnya mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, pengelolaan lingkungan hidup, hingga optimalisasi penanggulangan bencana daerah. 

Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan inovasi pelayanan publik, percepatan digitalisasi pemerintahan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh perangkat daerah, sebagai kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Pentingnya penguatan inovasi pelayanan, digitalisasi pemerintahan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh perangkat daerah," harapnya.

Di sektor ekonomi, DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengembangkan potensi unggulan daerah, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara pada sektor sosial, perhatian diberikan pada pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas layanan dasar.

Pada bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, DPRD menekankan pentingnya percepatan pembangunan yang terintegrasi serta pengelolaan sampah yang lebih optimal dan ramah lingkungan.

Sedangkan dalam aspek kebencanaan, penguatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia menjadi perhatian utama untuk meningkatkan respons dan mitigasi risiko bencana.

Menanggapi hal tersebut, bupati Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan DPRD, sebagai bentuk pengawasan sekaligus kemitraan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

"Rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan acuan penting, dalam penyusunan kebijakan, serta perencanaan pembangunan ke depan, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel," katanya.

Karena nelalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis dapat terus meningkatkan kinerja pembangunan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …