19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI: Insiden maut antar kereta api di Bekasi, mulai terungkap penyebabnya. Hasil investigasi investigasi kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Polri dan PT KAI, penyebabnya diduga taksi listrik yang mogok di lintasan KA dan tidak bisa didorong. Taksi ini ditabrak Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute dari arah berlawanan.

Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan pada Selasa (28/4/2026) sebagai dampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Pembatalan ini dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan memastikan keselamatan perjalanan.

Mengutip info resmi KAI, setidaknya hari ini ada 19 Kereta yang dibatalkan:

117B KA Gunungjati Cirebon-Gambir
56F-53F KA Purwojaya Cilacap - Gambir
58F-59F KA Purwojaya Gambir-Cilacap
143B KA Madiun Jaya Madiun-Pasarsenen
17 KAArgo Sindoro Semarang Tawang-Gambir
75B KA Mataram Solo Balapan-Pasarsenen
163 KA Gumarang Surabaya Pasarturi- Pasarsenen
149 KA Singasari Blitar-Pasarsenen
94-91 KA Jayabaya Malang - Pasarsenen
61B KA Manahan Solo Balapan- Gambir
257 KA Progo Lempuyangan-Pasarsenen
29F KA Argo Anjasmoro Surabaya Pasarturi-Gambir
175 KA Menoreh Semarang Tawang-Pasarsenen

"Kejadian ini di jam 9 kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau, di JPL 85. Ini yang kami curigai membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu, sementara itu kronologinya," ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, dalam keterangan video dari Kementerian Perhubungan, Selasa (28/4/2026).

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), dievakuasi belakangan atau terpisah dengan gerbong. Basarnas mengungkap alasan lokomotif tak ditarik bersamaan dengan gerbong.
"Saya sampaikan pada saat itu memang ada lima korban yang masih dalam kondisi terjepit," ujar Kabasarnas Marsdya M Syafii dalam konferensi pers di Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Upaya Bazarnas
Kabasarnas mengatakan penarikan langsung lokomotif diperkirakan berisiko terhadap para korban. Dia mengatakan korban diberi penanganan khusus sehingga bisa diselamatkan.
"Harus kita laksanakan kegiatan ekstrikasi sehingga korban bisa kita selamatkan dalam kondisi tidak sampai menimbulkan dampak yang lebih berat lagi," jelasnya.

Sejak Selasa pagi tampak ambulans masih lalu lalang di Stasiun Bekasi Timur. Beberapa petugas kepolisian masih berjaga di lokasi. Sejumlah petugas gabungan terlihat berada di gerbong KRL yang sudah ringsek parah. Beberapa bagian gerbong juga retak. Bagian kepala kereta jarak jauh masih menancap tembus ke gerbong KRL dengan pecahan kaca dimana-mana.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyambangi lokasi kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Jakarta Cikarang.

Peristiwa kecelakaan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin malam (27/4) pukul 20.52 WIB. Di lokasi Dudy melihat langsung kerusakan pada KRL maupun Argo Bromo Anggrek sekaligus memantau proses evakuasi.

Usai pengecekan Dudy menyampaikan rasa keperihatinan serta duka cita yang mendalam untuk korban yang meninggal dunia. Dudy juga berharap para korban luka juga diberikan kesembuhan. Selanjutnya, Dudy menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi, melihat secara obyektif penyebab kecelakaan,"ujar Dudy di Lokasi Selasa dini hari (28/4/2025), lewat keterangan video Kementerian Perhubungan.

Dudy menambahkan peristiwa kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah dalam meningkatkan pelayanan terhadap penumpang kereta ke depan.

Langkah Hentikan 19 Perjalanan
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa langkah hentikan 19 perjalanan KA diambil demi menjaga keselamatan operasional serta mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Insiden tersebut menyebabkan 4 korban jiwa serta 71 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.

KAI mengatakan petugas masih terus melakukan perbaikan jalur dan evakuasi agar operasional kereta dapat kembali normal. Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung, sementara perjalanan kereta api di lintas terdampak dilakukan secara terbatas, satu jalur kereta sudah bisa dibuka.

Santunan Jasa Raharja
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi korban kecelakaan.

Awaluddin juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa kecelakaan tersebut. Dia telah melakukan kunjungan ke RSUD Bekasi dan RS Primaya Timur untuk memastikan semua korban mendapatkan haknya.

Dia menegaskan bahwa seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka, dijamin oleh  Jasa Raharja sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964.

Untuk korban meninggal dunia, santunan dasar yang diserahkan sebesar Rp 50 juta sesuai ketentuan. Selain itu, melalui anak perusahaan Jasaraharja Putera yang bekerja sama dengan PT KAI, akan diberikan santunan tambahan sebesar Rp 40 juta. Total korban meninggal mendapatkan Rp 90 juta santunan dari Jasa Raharja.

Sementara itu, untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menjamin biaya perawatan di rumah sakit hingga maksimal Rp 20 juta sesuai ketentuan. Adapun Jasaraharja Putera juga memberikan tambahan jaminan hingga Rp 30 juta.n jk, erc, ec, rmc

 


 

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…