252 Siswa di Jaktim Keracunan MBG. NasDem minta SDM dari BGN di SPPG Dievaluasi

Prabowo, tak Larang Siswa Tolak MBG

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyatakan tak masalah apabila ada sekolah yang menolak Makan Bergizi Gratis (MBG), apalagi sekolah itu isinya anak orang kaya. Menurutnya tak masalah bila ada pihak yang merasa tak perlu MBG.

            Dia menegaskan tidak akan memaksa semua sekolah menerima MBG. Pada intinya, Prabowo bilang tujuan dari MBG adalah membuat anak-anak sekolah di Indonesia bisa kuat, rajin belajar, dan semangat bersekolah.

            Hal ini diungkapkan Prabowo saat berkunjung ke salah satu Kampung Nelayan Merah Putih, di Gorontalo, Sabtu (10/5/2026) kemarin.

            Kemarin, kabar 252 siswa di Jakarta Timur (Jaktim) diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG), masih berseliweran di media sosial. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merespons serius persoalan ini.

            "Pemprov DKI Jakarta sangat prihatin dan menanggapi serius kasus dugaan keracunan pangan ini," kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, saat dihubungi, Minggu (10/5/2026).
Chico memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinkes DKI Jakarta hingga BGN. Ia menyebut saat ini pihaknya sudah mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan ratusan siswa keracunan.

            "Ada salah satu menu yang dilaporkan berasa masam. Sampel makanan sudah diambil untuk uji laboratorium di dinkes, hasil diperkirakan keluar pekan depan," ucap dia.
Kemudian, Chico menyampaikan saat ini pihaknya telah menangani para siswa yang keracunan. "Kami pastikan semua siswa mendapat perawatan terbaik hingga sembuh," imbuhnya.

 

SDM dari BGN di SPPG

            Terpisah, Anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago geram ada 252 siswa di Jakarta Timur (Jaktim) diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG). Irma menyoroti 3 pekerja Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditempatkan di SPPG.

            "BGN seharusnya check and recheck, jangan percaya begitu saja. Makanya saya minta 3 SDM dari BGN yang ada di SPPG harus dievaluasi. SPPG akan profesional jika 3 pekerja BGN yang ada di SPPG berfungsi sesuai tanggungjawab!" tegas Irma saat dihubungi, Minggu (10/5/2026).

            Ia juga mempertanyakan keberadaan ahli gizi di tiap SPPG. Dia juga menyoroti secara khusus pangsit tahu yang menyebabkan ratusan siswa di Jaktim keracunan.

            "Kan ada ahli gizi? Pangsitnya bikin sendiri atau beli? Harus ada investigasi ini," ucap dia.
Lebih lanjut, Irma menyebut SPPG di daerah sebetulnya sudah mulai membaik setelah ada suspend massal yang dilakukan BGN. Dia meminta agar SPPG di kota, khususnya di Jaktim, juga di-suspend.

            "Sebetulnya di daerah-daerah justru sudah mulai membaik, seiring dilakukannya suspend pada SPPG yang nakal juga yang tidak sesuai standard. Yang di Jaktim harus suspend!" tegas dia lagi.
Ia juga mengungkit kembali terkait kerja sama BGN dan BPOM. Ia juga menyoroti adanya jual-beli sertifikat laik higienis.

            "Di awal saya sudah bicara ke BGN, kerja sama dengan BPOM sangat penting terkait dengan pangan aman. Infonya sudah MoU tapi ternyata sampai saat ini masih belum terealisasi juga. Demikian pula dengan sertifikasi laik higienis yanng ternyata betul dugaan saya, tidak dilakukan cek ke lokasi tetapi hanya jualan sertifikat doang," tuturnya.

            Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari menu pangsit isi tahu yang disebut memiliki rasa masam.

            Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan pihaknya bersama Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur telah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Pulogebang.

            "Dinas Kesehatan melalui Sudin Kesehatan Jakarta Timur telah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap SPPG Pulogebang. Bentuk pembinaan dan pengawasan melalui inspeksi kesehatan lingkungan, pelatihan bagi penjamah makanannya dan penerbitan SLHS," kata Ani saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/5).

 

Soroti Anak Orang Kaya
            "Yang tidak perlu gak apa-apa ya kan, kalau anak-anak orang kaya nggak perlu (MBG), nggak apa-apa. Benar, nggak dipaksa. Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar," tegas Prabowo dalam video yang disiarkan virtual.

            Mulanya, Prabowo bertanya kepada masyarakat yang hadir dalam kunjungannya di Kampung Nelayan, apakah MBG sudah ada di lokasi tersebut. Sayup-sayup dia mendengar ada masyarakat yang mengeluh belum mendapatkan MBG.

            Prabowo bilang pihaknya akan mencatat keluhan itu dan segera membuka akses Makan Gratis ke seluruh bagian Gorontalo. Dia menekankan semua sekolah yang merasa perlu MBG dijamin akan mendapatkannya.

            "Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Ada yang belum? Ada yang belum? Ya, nanti yang belum dicatat ya segera. Kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya," kata Prabowo. n mg, erc, jk, rmc

 

 

Berita Terbaru

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…

Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol

Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol

Senin, 03 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Baru-baru ini, sebuah rumah warga di Dusun Krajan, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

Pasca Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, Ketua Komisi D DPRD Jatim Desak Evaluasi Transportasi Laut

Pasca Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, Ketua Komisi D DPRD Jatim Desak Evaluasi Transportasi Laut

Senin, 03 Agu 2026 16:00 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madura - Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP)…

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebanyak puluhan ruas jalan di wilayah Kabupaten Lumajang di berbagai titik strategis wilayah mulai digencarkan perbaikan dan saat…