Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Hewan Kurban Kambing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu petugas DKPP Kota Madiun saat memberikan vaksin OMK ke hewan ternak kambing kurban. SP/ MDN
Ilustrasi. Salah satu petugas DKPP Kota Madiun saat memberikan vaksin OMK ke hewan ternak kambing kurban. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mulai menggencarkan pemberian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban kambing yang rentan tertular, yang dilakukan maksimal dua minggu sebelum hewan disembelih. 

"Vaksinasi ini sebagai upaya antisipasi penyakit PMK pada hewan ruminansia, khususnya kambing dan domba yang diperjualbelikan untuk hewan kurban," ujar Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian Wartiningdyah di Madiun, Selasa (12/05/2026).

Lebih lanjut, menurutnya, sebanyak 90 ekor kambing disuntik vaksin di beberapa lokasi penjualan ternak pada Senin (11/05/2026) guna memastikan hewan tetap sehat dan aman diperjualbelikan. Vaksinasi dilakukan di dua lokasi, yakni 30 ekor kambing di kawasan Jalan Ki Ageng Selo dan 60 ekor lainnya di Kandang Wedhus Pak Djarot Jalan Srilangka, Kelurahan Kanigoro. 

Upaya tersebut dilakukan sebagai antisipasi penyebaran PMK di saat meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban menjelang Idul Adha. Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan vaksin Apthovet PMK dengan dosis 1 ml untuk setiap hewan berkaki empat. Penyuntikan dilakukan pada bagian leher sebelah kanan kambing.

Tak hanya vaksinasi tahap awal, DKPP juga akan melakukan vaksinasi ulang satu bulan setelah penyuntikan pertama, kemudian dilanjutkan pemberian booster setiap enam bulan guna menjaga kekebalan ternak terhadap PMK. Meski demikian, pengawasan terhadap lalu lintas ternak tetap diperketat, khususnya untuk hewan yang masuk dari luar daerah. 

Menurut Margaretha, setiap ternak yang masuk ke Kota Madiun wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal serta rekomendasi pemasukan ternak dari DKPP Kota Madiun. "Peternak maupun pedagang diharapkan mematuhi prosedur lalu lintas ternak antar-daerah agar penyebaran penyakit ternak dapat diminimalkan, terutama menjelang hari raya kurban," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

Selasa, 12 Mei 2026 11:09 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, menargetkan…

Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS

Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS

Selasa, 12 Mei 2026 10:53 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti maraknya isu kasus penyebaran hantavirus, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur mengimbau kepada…

BPOM TANA’O Hadir di SMPN 2 Unter Iwes, Edukasi Siswa Kenali Obat dan Makanan Aman

BPOM TANA’O Hadir di SMPN 2 Unter Iwes, Edukasi Siswa Kenali Obat dan Makanan Aman

Selasa, 12 Mei 2026 10:05 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 10:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima - Balai POM di Bima kembali melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui program BPOM TANA’O (Red.BPOM B…

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Festival Rujak Uleg Gerakkan Ekonomi Rakyat, Laila Mufidah Dorong festival yang Tahunan Memberi Ruang bagi Pelaku UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:25 WIB

Surabaya Pagi.com - Festival Rujak Uleg merupakan warisan kuliner khas Kota Pahlawan, dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026 Festival…

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

JPU Cecar Nadiem Makarim, Soal Sosok 'Shadow menteri" Buron

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:24 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dicerca Jaksa penuntut umum (JPU) soal sosok 'shadow menteri'. Jaksa menanyakan apakah Nadiem tahu…

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Nadiem, Doakan Kawannya Dihukum Terbaik, Hari Ini

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Baru kali ada seorang terdakwa mendokan putusan terbaik. Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mendoakan mantan tenaga konsultan…