Percepat Eliminasi TB, Pemkot Mojokerto Manfaatkan Portable X-Ray untuk Skrining hingga Kelurahan

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Tuberkulosis (TB). SP/ DWI
Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Tuberkulosis (TB). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Tuberkulosis (TB). Kick Off Skrining Sistematis Tuberkulosis Serentak dalam Rangka Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Kota Mojokerto yang digelar di Puskesmas Kedundung, Selasa (2/6) menjadi langkah awal pemanfaatan teknologi portable X-ray untuk memperluas jangkauan deteksi dini TB hingga tingkat kelurahan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan target eliminasi TB harus lebih cepat dibandingkan target nasional yang ditetapkan pada tahun 2030. “Wilayah Kota Mojokerto relatif tidak terlalu luas, hanya seperti satu kecamatan di wilayah kabupaten. Sehingga perumusan yang tepat, intervensi, pemantauan, dan pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif dan menyeluruh,” terangnya.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menjelaskan bahwa tantangan pengendalian TB di Kota Mojokerto cukup besar mengingat karakteristik kota yang memiliki kepadatan penduduk tinggi. Selain itu, Kota Mojokerto juga merupakan pusat jasa dan perdagangan dengan mobilitas masyarakat yang sangat dinamis.

“Kondisi ini memungkinkan penularan TB terjadi lebih cepat apabila tidak dilakukan deteksi dan penanganan secara dini. Karena itu, langkah pencegahan harus dilakukan secara masif dan sistematis,” jelasnya.

Pada kegiatan kick off tersebut, sebanyak 65 peserta mengikuti pemeriksaan dan skrining kesehatan. Ke depan, Pemerintah Kota Mojokerto akan memprioritaskan pelaksanaan skrining bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi terhadap TB, antara lain lanjut usia (lansia), penyandang komorbid, masyarakat dengan kondisi malnutrisi, serta balita stunting.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya eliminasi TB dengan meningkatkan kesadaran terhadap gejala penyakit, menjaga pola hidup sehat, serta tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami keluhan yang mengarah pada TB.

Pelaksanaan skrining TB serentak ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu peserta, Siti Rochayah, warga Kelurahan Purwotengah, mengaku senang dapat mengikuti pemeriksaan tersebut.

“Walaupun saya merasa sehat, dengan adanya skrining ini saya bisa mengetahui apakah menderita TB atau tidak. Jika ternyata terdeteksi TB, pengobatan bisa segera dilakukan sehingga tidak semakin parah dan tidak menular kepada orang lain,” tuturnya.

Siti menilai program skrining yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto sangat membantu masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Menurutnya, layanan pemeriksaan yang semakin dekat dengan masyarakat akan mendorong lebih banyak warga untuk melakukan deteksi dini dan mendapatkan penanganan yang tepat apabila ditemukan gejala TB.

Melalui skrining sistematis yang didukung teknologi portable X-ray, Pemerintah Kota Mojokerto berharap semakin banyak kasus TB yang dapat ditemukan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif guna mewujudkan Kota Mojokerto yang sehat serta bebas tuberkulosis pada tahun 2028. dwi

Berita Terbaru

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PetroNite Fest 2026 yang diselenggarakan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, k…

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kegiatan awal masuknya Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa, justru berbeda dengan…

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan…

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kegiatan MPLS yang di adakan oleh SMA Negeri 9 Surabaya pada tahun ini mengusung Tema Ramah, yang dimana Tema ini di pilih karena…

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masa pengenalan lingkungan sekolah atau yang sering kita sebut dengan nama MPLS menjadi salah satu kegiatan yang banyak di…

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Hari pertama kegiatan belajar mengajar usai libur panjang selalu diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di sekitar k…