Ratusan BP3MNU dan Kepsek LP Ma'arif Lamongan, Ikuti Raker Manajemen Tata Kelola Sekolah

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Narasumber saat memberikan materi dalam raker yang diikuti BP3MNU dan Kepala Sekolah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama Lamongan.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Narasumber saat memberikan materi dalam raker yang diikuti BP3MNU dan Kepala Sekolah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Ratusan Pengurus Badan Pelaksana Penyelengara Pendidikan Ma'arif NU (BPPPMNU), dan kepala sekolah (Kepsek) dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU Lamongan, mengikuti Rapat Kerja (Raker) yang digelar di 4 Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) mulai 15-18 Juni 2026.

Ali Nurdin Ketua LP Ma'arif NU Lamongan saat dihubungi surabayapagi.com pada Kamis, (18/6/2026), menyebutkan, kegiatan raker ini digelar bertujuan memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu lembaga pendidikan.

Raker yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut, dihadiri ratusan pengurus Badan Pelaksana Penyelengara Pendidikan Ma'arif NU (BPPPMNU), dan kepala MI, MTs, SMP, MA, dan SMK Ma'arif se-Kabupaten Lamongan. "Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi terkait pengelolaan sekolah, penguatan administrasi, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan sekolah Ma'arif,"ujarnya.

Karena menurutnya, BPPPMNU dan kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan kemajuan lembaga pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan manajerial yang baik, agar sekolah mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mempertahankan nilai-nilai ke-NU-an yang menjadi ciri khas pendidikan Ma'arif.

"Melalui rapat kerja ini, kami berharap seluruh BPPMNU dan kepala sekolah memiliki pemahaman yang sama, dalam menjalankan manajemen pengelolaan sekolah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada mutu layanan pendidikan," ujarnya.

Selain membahas berbagai kebijakan pendidikan terkini, peserta juga mendapatkan materi terkait kepemimpinan sekolah, pengelolaan keuangan, penguatan budaya mutu, digitalisasi administrasi, hingga strategi meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Ma'arif di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Ketua Tanfidziah Syahrul Munir saat menutup Raker berharap, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar kepala sekolah serta meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan Ma'arif di Lamongan.

"Dengan tata kelola yang semakin baik, sekolah-sekolah Ma'arif diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan masa depan," harapnya.

Sementara itu,  kegiatan raker ini digelar secara bergantian sesuai zona/domisili lembaga pendidkan di empat Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), masing-masing Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Paciran, Institut Alif Muhammad Imam Syafi'i (INAMIS) Kembangnahu Lamongan, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Sukodadi, dan terkahir digelar di Universitas Islam Lamongan (UNISLA) Lamongan.

Di Kampus UNSUDA lanjutnya, diikuti BPPMNU dan Kepsek lembaga pendidikan Ma'arif di wilayah Kecamatan Paciran, Brondong dan Solokuro. Di INAMIS diikuti dari wilayah Mantup, Kembangbahu, Tikung dan Sarirejo.

Sedangkan di UNISDA diikuti peserta dari kecamatan Laren, Karanggeneng, Kalitengan, dan terkahir di Kampus UNISLA diikuti dari Kecamatan Lamongan, Turi, Deket Glagah dan Karangbinangun.

"Kami sengaja raker ini digelar di PTNU, untuk mendekatkan lembaga pendidikan dengan kampus-kampus Nahdlatul Ulama (NU), yang diharapkan bisa bersinergi terus dalam mencetak generasi emas," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta persidangan dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dinilai membuka peluang munculnya tersangka baru. …