Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Tulungagung Bidik Data Akurat untuk Arah Kebijakan Daerah

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung mendukung penuh suksesnya pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai upaya pembaruan data perekonomian. Pembaruan data perekonomian yang akurat itu menjadi salah satu landasan pemerintah untuk menentukan arah kebijakan daerah.

"Kita harus bergerak dalam satu visi dan misi yang sama agar menghasilkan data yang baik. Data tersebut nantinya menjadi penentuan arah kebijakan pemerintah sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran," kata Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin.

Sesuai sasaran sensus merujuk data BPS, di Kabupaten Tulungagung ada sebanyak 143.845 unit usaha yang tersebar di 19 kecamatan dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Kedungwaru, Ngunut dan Tulungagung. Jumlah unit usaha di tiga kecamatan tersebut mencapai sekitar 15 ribu unit usaha. Sementara jumlah usaha terkecil berada di Kecamatan Pucanglaban, Tanggunggunung dan Pagerwojo.

Selain pelaku usaha, BPS Tulungagung juga akan mendata sektor pertanian yang mencangkup 55 badan usaha pertanian, 174.863 usaha pertanian perorangan, serta 362.641 keluarga di Tulungagung. Termasuk mendata perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan di Tulungagung. Untuk mensukseskan itu, BPS menerjunkan 1.145 petugas sensus.

"Saya minta petugas menjaga kevalidan data, karena data sangat penting dalam menentukan kebijakan pemerintah. Kedepankan profesionalitas agar masyarakat memahami tujuan kegiatan ini dan tidak terjadi salah pemahaman," imbuhnya.

Sebagai wujud dukungan pemerintah untuk menghasilkan data akurat sebagai fondasi vital dalam menentukan kebijakan strategis, Baharudin meminta kepada seluruh aparatur sipil negara hingga tingkat desa untuk ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya sensus ekonomi 2026.

Ditengah perubahan struktur ekonomi yang terus berlangsung, dia mengakui terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Seperti sektor pertanian yang masih menjadi kontributor utama perekonomian, basis data ekonomi keluarga yang belum sempurna, dinamika usaha yang sangat cepat, serta pentingnya memastikan seluruh unit usaha tercakup dalam pendataan.

"Kami berharap seluruh jajaran pemerintah dapat membantu mensosialisasikan kegiatan ini sehingga masyarakat dapat menyambut petugas dengan baik dan memberikan informasi yang dibutuhkan. Mari bersama kita sukseskan sensus ekonomi 2026," pungkasnya. Can

Berita Terbaru

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, sejumlah pedagang kuliner terpaksa mengurangi ukuran dagangan imbas harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa…

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Berkah teriknya matahari saat musim kemarau membuat proses pengeringan daun tembakau lebih cepat sekaligus meningkatkan kualitas…

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, harga beras kualitas super (premium) di pasar tradisional Kota Malang telah menyentuh angka Rp 80 ribu per kemasan 5…

Lewat GASPOL: Pemkab Minta ASN di Bojonegoro Konsumsi Produk Lokal, Dimulai dari Beras

Lewat GASPOL: Pemkab Minta ASN di Bojonegoro Konsumsi Produk Lokal, Dimulai dari Beras

Kamis, 20 Agu 2026 11:08 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui Gerakan ASN Pelopor Pangan (GASPOL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meminta seluruh Aparatur Sipil Negera…

Ditemukan Titik Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup

Ditemukan Titik Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup

Kamis, 20 Agu 2026 11:04 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Akibat adanya penemuan titik kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Dinas Kehutanan…

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Trenggalek Kembangkan Budidaya Bawang Putih

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Trenggalek Kembangkan Budidaya Bawang Putih

Kamis, 20 Agu 2026 10:58 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mendukung swasembada nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tersebut,…