Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
suvenir HUT Kota Mojokerto berupa bibit cabai dan tomat serta karangan bunga berupa tanaman hidup seperti bibit jeruk. SP/ DWI
suvenir HUT Kota Mojokerto berupa bibit cabai dan tomat serta karangan bunga berupa tanaman hidup seperti bibit jeruk. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Selain kemeriahan acara, perhatian juga tertuju pada suvenir berupa bibit cabai dan tomat serta karangan bunga berupa tanaman hidup seperti bibit jeruk. 

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermanfaat dan berkelanjutan. Tanaman hidup yang dikirim sebagai ucapan selamat dapat ditanam kembali, sementara bibit cabai dan tomat yang dibagikan kepada tamu diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan bahwa penggunaan tanaman hidup dalam perayaan HUT ke-108 kali ini merupakan simbol semangat keberlanjutan yang terus didorong Pemkot Mojokerto.

"Kami ingin peringatan hari jadi ke-108 tidak hanya meriah, tetapi juga manfaat. Tanaman hidup yang diberikan dapat terus tumbuh, menghijaukan lingkungan, dan menjadi pengingat untuk menjaga kelestarian alam," tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, Sabtu (20/6). 

Ning Ita menambahkan, suvenir bibit cabai dan tomat juga sejalan dengan gerakan cabenisasi yang terus digencarkan di seluruh kelurahan.

"Melalui bibit yang dibagikan, kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam tanaman produktif. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, langkah sederhana ini juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif," tambahnya.

Dengan demikian, HUT ke-108 Kota Mojokerto tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mengajak masyarakat menumbuhkan semangat ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan. dwi

Berita Terbaru

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia vs Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga itu akan berlangsung Senin (3/8/2026)…

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seluruh rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai, Minggu…

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi…

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontroversi yang dipicu konten YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo kini berbuntut panjang. Kementerian Komunikasi dan Digital…

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek k…

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil analisis mendalam terhadap tata niaga beras nasional. Hasil analisis me…