Perkuat Kolaborasi, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Program Prioritas Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu dengan pemangku kesehatan setempat. SP/Foto:Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu dengan pemangku kesehatan setempat. SP/Foto:Pemkab Banyuwangi

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna mendukung program prioritas kesehatan serta penyelesaian permasalahan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai berkomitmen dengan memperkuat konsolidasi dan kolaborasi dengan pemangku kesehatan setempat di tengah tantangan fiskal untuk memastikan sumber daya yang ada fokus pada permasalahan kesehatan.

"Kolaborasi ini diperlukan, mengingat kapasitas fiskal pemerintah, baik pusat maupun daerah sangat terbatas, di sisi lain masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, berkualitas, dan mudah diakses. Oleh karena itu, kami semua harus saling kolaborasi, saling terhubung untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (05/07/2026).

Pihaknya kini telah bertemu dengan ratusan pemangku kesehatan mulai kepala puskesmas, direktur rumah sakit daerah dan swasta, pimpinan klinik, rektor perguruan tinggi kesehatan, hingga organisasi kesehatan serta unsur BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan fokus program kesehatan terkait peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit tidak menular, pengendalian tuberkulosis dan HIV, penguatan pelayanan primer, kesehatan jiwa remaja, serta perlindungan kelompok rentan.

"Dengan demikian, ada koneksi antara puskesmas dan rumah sakit supaya ketika pasien perlu dirujuk bisa cepat dan efisien, karena hampir semua rumah sakit dan klinik telah menyediakan layanan BPJS Kesehatan," katanya.

Lebih lanjut, para kepala puskesmas juga diminta menjadikan puskesmas garda terdepan sistem kesehatan, serta memperkuat pelayanan promotif dan preventif, salah satunya memanfaatkan posyandu menjadi pusat deteksi dini masalah kesehatan masyarakat. "Kunjungan rumah harus diperkuat, ibu hamil risiko tinggi, bayi, balita, lansia, penderita TB, HIV, hipertensi, dan diabetes harus dipantau secara aktif," ungkap Ipuk. by-01/dsy

Berita Terbaru

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelestarian budaya tradisional terus dilakukan DPRD Jawa Timur melalui Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 gratis dalam…

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya menekan risiko penularan, mengingat kontak erat memiliki kemungkinan lebih tinggi terpapar bakteri Tuberkulosis (TBC),…