Ekspansi Industri Printing Terkendala Modal, BFI Multifinance Ambil Peran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya — Pertumbuhan industri percetakan di Indonesia mendorong kebutuhan investasi mesin produksi yang semakin besar, seiring meningkatnya permintaan layanan kemasan, promosi visual, dan personalisasi produk.

Kondisi ini turut membuka ruang bagi industri pembiayaan untuk berperan dalam mendukung ekspansi pelaku usaha.

Di tengah kebutuhan tersebut, perusahaan pembiayaan memanfaatkan momentum pameran industri seperti Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 untuk menjangkau pelaku usaha.

Pameran yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex Surabaya itu menjadi titik temu antara penyedia teknologi, pelaku industri, dan lembaga pembiayaan.

Machinery Business Head PT BFI Finance Indonesia Tbk, Amelia Tjahjadi, menyebut sektor percetakan membutuhkan dukungan pembiayaan yang adaptif terhadap kebutuhan investasi.

“Industri printing merupakan salah satu sektor yang terus berkembang dan memiliki kebutuhan investasi dan ekspansi peningkatan kualitas mesin yang cukup tinggi. Kehadiran BFI Finance di Surabaya Printing Expo menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung para pelaku usaha dalam memperoleh akses pembiayaan yang cepat, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka,” ujar Amelia.

Pembiayaan yang ditawarkan mencakup berbagai jenis mesin percetakan, mulai dari digital printing, offset, hingga teknologi berbasis tekstil seperti direct to garment (DTG) dan direct to film (DTF), serta mesin penunjang lain seperti laser cutting.

Selain sektor percetakan, pembiayaan juga menjangkau mesin produksi di bidang manufaktur, woodworking, kesehatan, dan peralatan teknologi informasi.

Berdasarkan data internal perusahaan, wilayah Jawa Timur menjadi salah satu pasar dengan permintaan pembiayaan mesin percetakan yang relatif tinggi. Hal ini mencerminkan meningkatnya aktivitas investasi pelaku usaha untuk memperluas kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas output.

Selain pembiayaan konvensional, perusahaan juga mulai menawarkan alternatif pembiayaan berbasis syariah untuk menjawab kebutuhan pasar yang lebih beragam.

“Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap solusi pembiayaan yang semakin beragam. Karena itu, selain pembiayaan konvensional, kami kini juga menghadirkan pembiayaan mesin syariah sebagai pilihan yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pelanggan,” kata Amelia.

Sementara itu, Area Manager Business Surabaya PT BFI Finance Indonesia Tbk, Fransisca Kusuma Dewi, menilai Jawa Timur memiliki peran strategis dalam pengembangan industri mesin dan manufaktur nasional.

“Jawa Timur merupakan salah satu pusat pertumbuhan industri di Indonesia. Melalui partisipasi kami di Surabaya Printing Expo, kami ingin semakin dekat dengan pelaku usaha dan memberikan solusi pembiayaan yang dapat membantu mereka meningkatkan kapasitas usaha serta menangkap peluang pertumbuhan di masa depan,” ujar Fransisca.

Dengan meningkatnya kebutuhan investasi di sektor percetakan, keberadaan lembaga pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempercepat modernisasi mesin produksi dan meningkatkan daya saing industri.

Sinergi antara pelaku industri, penyedia teknologi, dan sektor pembiayaan diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri percetakan nasional di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Tag :

Berita Terbaru

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Oleh: Lansia 70 Tahun, yang Muak Lihat Hukum Diobral 1 .PEMBUKA: SIAPA ITU “HO- PENG”?* Dalam bahasa jalanan “hoping” itu calo. Calo tilang. Calo perkara. Calo…

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…