Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho. SP/Foto:dea
Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho. SP/Foto:dea

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini tengah mengupayakan terkait pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lumajang, memasuki musim kemarau berkepanjangan.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, beberapa titik rawan kebakaran di wilayah perhutani seperti di Desa Sumber Urip, Kamar A (Oro-Oroombo), Watu Kobong Desa Sumbermujur, Gunung Lemongan, dan Gunung Sawaran.

Kemudian lahan yang rawan kebakaran adalah lahan tebu di wilayah Umbul, Pajarakan, Sukosari dan di Dawuhan wetan. “Itu beberapa daerah yang rawan kebakaran, apalagi jika ditambah dengan angin kencang bisa memperparah keadaan,” ucap Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, Kamis (09/07/2026).

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sejumlah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran utamanya dengan pemantauan wilayah rawan kebakaran,  pengecekan personil dan peralatan yang lengkap, dengan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan serta Karhutla.  

Hal itu dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari risiko yang dapat meningkat akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan. “Kami terus siaga, dan mengimbau kepada masyarakat untuk untuk ikut berpartisipasi dan menjaga lingkungan dari kebakaran,” ujarnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…