Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Jibom Brimob mengevakuasi benda besar yang diduga bom dari sungai. SP/LESTARIYONO 
Tim Jibom Brimob mengevakuasi benda besar yang diduga bom dari sungai. SP/LESTARIYONO 

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya, benda yang diduga bom udara aktif yang berada di kedalaman aliran sungai di Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, berhasil dievakuasi oleh Tim Jibom Brimobda Jawa Timur pada Kamis (9/7/2026) sore. Usaha evakuasi dugaan bom udara itu dilakukan sejak Rabu (8 Juli 2026) pagi. Karena dalamnya sungai, upaya evakuasi sempat dihentikan dengan penjagaan ketat di TKP karena dikhawatirkan bisa meledak hebat. Polres Blitar Kota pun memasang police line di seputaran sungai.

Untuk diketahui, temuan bom jenis aircraft bomb (bom udara) tersebut dilaporkan oleh warga yang sedang mencari ikan di sungai pada Rabu (8/7/2026) siang. Dua orang pencari itu melihat benda yang tertindih bebatuan besar di aliran sungai dengan tampak ada siripnya. Setelah didekati dan dipegang, ternyata benda itu adalah besi yang sudah berkarat. Akhirnya, warga tersebut melapor ke Kelurahan Sukorejo yang dilanjutkan ke Polsek Sukorejo. Setelah petugas Polsek mendatangi TKP bersama Unit Identifikasi Reskrim Polres Blitar Kota, ternyata diketahui terdapat besi memanjang sekitar 180 cm yang tertanam di dalam tanah aliran sungai. Temuan itu pun diteruskan ke Brimob Kediri. Setelah diteliti, dugaan awal oleh Tim Jibom (Penjinak Bom) Brimob Kediri Polda Jawa Timur adalah benda tersebut mirip bom. Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan, benda berbahaya dengan daya ledak tinggi tersebut berhasil diamankan.

Kapolres Blitar, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.IK., M.IK., mengungkapkan bahwa proses evakuasi oleh Tim Jibom Brimob, BPBD Kota Blitar, serta Polres Blitar Kota memakan waktu hampir 6 jam. Setelah dilakukan penelitian, diameter lingkaran bom udara tersebut sekitar 20 sampai 35 cm dengan panjang sekitar 150 cm, sedangkan berat benda antara 50 sampai 100 kg.

Akhirnya, benda yang diduga bom aktif berhasil dievakuasi. Lebih jauh, AKBP Kalfaris Lalo menyampaikan bahwa kondisi bom udara tersebut masih utuh dan aktif. Setelah dievakuasi oleh Jibom Brimob, benda tersebut langsung dibawa ke tempat yang lebih aman untuk dilakukan disposal (dimusnahkan sesuai prosedur). Mengenai asal-usul bom tersebut, orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini belum bisa memastikannya.

"Diperkirakan sudah bertahun-tahun benda itu berada di dalam sungai tertimbun tanah, dengan posisi kemiringan bom udara hampir 30° dan terhimpit batu besar. Untuk tulisan atau identitas benda tidak bisa terbaca karena berkarat akibat tertanam tanah di dalam sungai bertahun-tahun," ungkap AKBP Kalfaris yang didampingi Wakapolres Blitar Kota dan Kasat Reskrim AKP Rudi Kuswoyo, Kamis sore.

Sebelum pelaksanaan evakuasi, Tim Jibom Brimob Polda Jatim bersama BPBD mengangkat batu besar yang menghimpit bom. Evakuasi berjalan hampir 6 jam dan bom berhasil dievakuasi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 16.00.

"Setelah berhasil dievakuasi oleh Tim Jibom, bom tersebut langsung diamankan ke tempat yang jauh dari pemukiman penduduk untuk dilakukan disposal (diledakkan) sesuai prosedur demi keselamatan penduduk, karena bom tersebut memiliki daya ledak tinggi. Untuk disposal dilakukan hari ini, Jumat (10/7/2026)."

Hari ini, Jumat (10/7/2026), bom udara tersebut diledakkan di tempat yang jauh dari pemukiman dengan penjagaan ketat. Tepat pukul 08.00, bom udara diledakkan oleh Tim Jibom Brimobda Jawa Timur. Ledakannya terdengar begitu keras, dan kondisi saat ini dinyatakan aman. Les

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penanganan Cepat Evakuasi KA Logawa yang Tertabrak Truk di Bagor–Saradan; Jalur Hulu Mulai Normal Pukul 17.…

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo menggelar aksi l…

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus bergerak maraton mengusut kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota…

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ribuan jamaah yang terdiri dari mahasiswa, santri, guru, alumni, hingga masyarakat umum memadati lapangan kampus Universitas D…

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat perlindungan masyarakat melalui edukasi keamanan obat d…

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…