Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan beserta istri saya menyapa para siswa baru tingkat SMP di hari pertama masuk. SP/MUHAJIRIN  
Bupati Lamongan beserta istri saya menyapa para siswa baru tingkat SMP di hari pertama masuk. SP/MUHAJIRIN  

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan menyapa siswa, untuk memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) aman dan tidak ada bullying Senin, (13/7/2026).

Lembaga pendidikan yang mendapatkan dikunjungi bupati beserta rombongan adalah, PAUD Bhakti Pertiwi dan SDN 3 Balongwangi Tikung, serta SMPN 1 Tikung Lamongan.

Dalam kesempatan itu, bupati yang kerap disapa Pak Yes ini mengatakan, agar dalam MPLS ini lembaga agar menghindari kegiatan yang berpotensi adanya Bullying sesama teman. "Kita harus berkomitmen mari lingkungan sekolah ini kita ciptakan seaman mungkin, Hindari kegiatan yang berpotensi adanya bullying," pinta bupati.

Sementara itu, dalam pelaksanaan MPLS yang digabung dengan GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah) ini, Pak Yes mengungkapkan bahwa terdapat survei terkait fenomena fatherless. Ketidak hadiran ayah dalam masa pendidikan anak mencapai 24,9 persen, hal ini cukup memprihatinkan.

"Kehadiran orang tua khususnya ayah menjadi penting, ayah menjadi sosok pengayom, anak merasa aman, dan ayah terlibat dalam masa tumbuh kembang anak. Untuk itu sekarang ada anjuran Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, bahkan Mendagri memberi kelonggaran ASN untuk mengambil waktu dinas dalam masa pengantaran anak sekolah," ucap Pak Yes.

Ditambahkan beliau, perubahan dan perkembangan zaman yang begitu pesat akan mempengaruhi keadaan dalam beberapa puluh tahun ke depan. Sehingga anak-anak di masa ini akan dibenturkan dengan kondisi Indonesia Emas 2045, dengan lingkungan yang sudah berubah tidak seperti saat ini.

"Semuanya berubah, yang tidak berubah hubungan anak dan orang tua, kasih sayang, kepercayaan anak ke orang tua, ini yg tidak akan bisa tergantikan dengan apapun. Untuk itu interaksi anak di masa awal ini sangat penting. Mari semua terus turut serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, jangan sampai terjadi bullying di sekolah, menjadikan anak-anak sekolah demgan bahagia, ayem, tentram," imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Shodikin menyebutkan bahwa MPLS merupakan gerakan yang diciptakan Kemendikdasmen dengan tujuan untuk mengembalikan lingkungan sekolah, dan menyiapkan lingkungan pembelajaran yang baik untuk menyambut potensi anak.

"MPLS ini gerakan yang diciptakkan Krmendikdasmen dengan tujuan antara keadaan di PAUD, TK, SD, SMP, SMA itu nyambung, agar nyambung antara wali murid dan sekolah, keunikan anak diceritakan ke sekolah, selain itu anak-anak ini subjek bukan objek jadi sekolah menyiapkan lingkungan pembelajaran yang bagus untuk menyambut potensi anak kita. Ini sesuai keinginan Pak Menteri, menciptakan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan," ungkapnya.

Dalam kegiatan MPLS Ini akan digelar selama 5 hari, sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. "Regulasi terbaru ini mengatur pelaksanaan MPLS paling lama 5 hari, tidak lagi hanya sekedar kegiatan pengenalan sekolah tetapi menjadi sarana penumbuhan karakter dan pengembangan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan,"pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…