Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Supit Urang di Kecamatan Sukun, Kota Malang. SP/ MLG
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Supit Urang di Kecamatan Sukun, Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya overload atau kelebihan akibat beban sampah yang diolah di TPA Supit Urang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah berupaya memaksimalkan upaya di tingkat hulu. Pasalnya, per harinya volume sampah di kota itu mencapai 860 ton dan dari jumlah itu, 500 ton diantaranya didistribusikan ke TPA Supit Urang.

Sementara itu, untuk strategi yang dijalankan bukan hanya untuk memperpanjang usia operasional TPA Supit Urang, tetapi memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai ekonomi, seperti kursi, meja dan manik-manik dari daur ulang sisa plastik dan mampu mengolah sampah plastik dan styrofoam menjadi solar yang dimanfaatkan menambal kebutuhan bahan bakar mesin operasional dan kendaraan pengangkut.

"Dengan kondisi 500 ton per hari TPA Supit Urang bisa menampung 2,5 tahun sampai 3 tahun ke depan setelah itu overload, lalu 200 ton bekerja sama dengan transporter swasta dan sisanya lewat pengelolaan di bank sampah, TPS 3R, dan TPS terpadu," jelas Pelaksana harian Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran, Kamis (16/07/2026).

Jumlah fasilitas pengolahan sampah di tingkat hulu di Kota Malang mencapai ratusan lokasi, terdiri atas 370 bank sampah, lima TPS 3R, dan satu TPS terpadu. Selain itu, pengolahan sampah dilakukan lewat 22 fasilitas Rumah Pilah Kompos Daur Ulang (PKD) dan dua Pusat Daur Ulang (PDU).

Dia menyampaikan petugas di TPS 3R di wilayah Buring juga mulai mampu mengolah sampah plastik dan styrofoam menjadi solar yang dimanfaatkan menambal kebutuhan bahan bakar mesin operasional dan kendaraan pengangkut.

Meski demikian, proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar tidak bisa dilakukan setiap hari karena harus menunggu terkumpulnya bahan baku yang masuk ke lokasi tersebut.

Sedangkan untuk strategi jangka panjang, Pemkot Malang masih menunggu realisasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dari pemerintah pusat yang direncanakan dilakukan di Kabupaten Malang. Sehingga, pihaknya optimistis program itu bisa berdampak pada keberlanjutan operasional di TPA Supit Urang. "Kota Malang wajib menyerahkan 500 ton per hari untuk dikelola di PSEL," ucapnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…