Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya terbakar. SP/ SBY
Kondisi gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya terbakar. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya terbakar pada Minggu malam, 19 Juli 2026. Padahal, fasilitas TPA tersebut dibangun Pemkot Surabaya dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kitakyushu, Jepang, untuk mengadopsi sistem pengelolaan sampah modern. 

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya M. Rokhim, mengatakan, kebakaran tersebut terjadi beberapa saat setelah pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang pada ajang “Persebaya 99 Anniversary Game” di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Pasalnya, lokasi antara GBT dengan TPA Benowo tidak terlalu jauh. Oleh karena itu, Rokhim menduga penyebab kebakaran berasal dari flare yang dibawa para suporter yang menyaksikan pertandingan sepak bola tersebut. Namun demikian, pihak DPKP Surabaya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran gunungan sampah di TPA tersebut. Sebab, proses pendalaman masih berlangsung.

“Luas areal yang terbakar sekitar 900 meter persegi. Diduga dari flare,” ujarnya, Senin (20/07/2026).

Beruntungnya, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Untuk proses pemadaman api, pihak DKPP juga dibantu oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Posko Terpadu, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait lainnya.

Meski demikian, insiden TPA Benowo terbakar ini memicu respons cepat dari petugas gabungan demi mengamankan salah satu aset vital penunjang kebersihan Kota Pahlawan. Sebagai pusat pengolahan sampah Surabaya, TPA Benowo bukan sekadar tempat pembuangan biasa. Fasilitas ini dikenal luas sebagai pionir pengolahan limbah berbasis teknologi ramah lingkungan di Indonesia yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik. sb-04/dsy

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…