Polsek Gandusari Tindaklanjuti Dugaan Peredaran Upal yang Rugikan Penjual Jamu

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto kaos kuning , Korban K..63. SP/ Lestariono
Foto kaos kuning , Korban K..63. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tanpa nunggu waktu, Polsek Gandusari Polres Blitar bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang penjual jamu diduga menjadi korban peredaran uang palsu.

Kapolsek Gandusari AKP Nanang Budiarto bersama Bhabinkamtibmas mendatangi kediaman korban, Sdr K, Umur 62 tahun, warga Desa Ngaringan,Kec. Gandusari, Kabupaten Blitar, pada Rabu (29/7/2026).

Kedatangan  Kapolsek Gandusari bersama Bhabinkamtibmas kerumah Pak K.62 itu  memberikan perhatian, dukungan moril, serta bantuan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Sekapigus Kapolsek dan anggotanya,  mengumpulkan  keterangan dari K (Korban)  juga  para saksi saksi  guna mendalami dugaan tindak penipuan dengan menggunakan uang palsu, dengan modus tukar Lembaran Rupiah ( palsu ) dngn uang receeh..

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Gandusari AKP Nanang Budiarto SH menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku, sekaligus mengimbau pada  masyarakat agar lebih teliti menerima uang tunai dalam setiap transaksi dan selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal.

Polsek Gandusari juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau layana 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Perlu di ketahui beberapa hari, beredar di Medsos, adanya kakek P penjual jamu di datangi orang, untuk menukar uang lembaran Rupiah  senilai Rp.100 ribu, dengan uang pecahan rupiah dan uang receh, atas kejadian tersebut Polsek Gandusari cepat lakukan penyelidikan datangi rumah korban.Les

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…