Warga Kel./Kec.Talun Blitar dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Tergeletak di Kamar Tidurnya

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi sedang dalam olah TKP. Sp/ Lestariono
Polisi sedang dalam olah TKP. Sp/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Minggu (2 Agustus 2026) sekitar pukul 17.00, warga Kel.Talun seputaran rumah AA 51 di kejutkan posisi AA tergeletak di kamar tidurnya, hal itu kebetulan tetangga AA melihat dari jendela kaca di ruang tidurnya AA, karena J 48 tetangganya, curiga karena dua hari tidak muncul (terlihat), akhirnya saksi J mencarinya dan memanggil manggil AA,namun tidak ada jawaban, akhirnya J mendatangi rumah AA, tetap gak ada jawaban setelah di panggil panggil juga mengeruk pintu rumah AA.

Sementara motornya ada di rumah, guna mengecek keberadaan AA, saksi melihat dari jendela kamarnya AA yang terbuat dari kaca, dan saksi melihat kondisi AA posisinya tergeletak,tak bergerak, akhirnya J manggil warga sekitar untuk melihat kondisi AA walau dari jendela kaca, akhirnya saksi J yang tetangga dekat AA melapor ke kantor kelurahan Talun dan di teruskan ke Polsek Talun.

Kejadian itu akhirnya di tindak lanjuti oleh Polsek Talun bersama KA SPKT, Unit Identifikasi Reskrim Polres Blitar, Tim Medis Puskesmas Talun untuk lakukan pengecekan, sekaligus olah TKP setelah di ketahui AA dalam keadaan meninggal dunia, dngn kondisi wajah nya menghitam.

"Setelah di lakukan pemeriksaan kondisi jasad  AA tidak di temukan adanya bekas luka apapun atau kekerasan, wajah menghitam, karena menurut keterangan dari adik korban , bahwa AA mempunyai riwayat penyakit sejak 4 tahun, juga di samping korban di temukan obat Aspilets digonix, hak tersebut menurut tim kesehatan merupakan obat sakit  jantung." Kata Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni.

Setelah di lakukan pemeriksaan kondisi korban AA, oleh pihak keluarga meminta tidak di visum, karena makam itu juga akan di makamkan. les

Tag :

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…