SURABAYAPAGI.com – Peminat program Magang Nasional membludak dengan total pendaftar mencapai 732 ribu orang. Padahal pada batch I tahun 2026, kuota yang disediakan pemerintah untuk program tersebut hanya 50 ribu orang.
Nemun menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, peserta yang terverifi kasi dan dinyatakan mengajukan lamaran secara lengkap hanya 226.719 orang pemagang, dan yang akan mendapatkan kesempatan magang cuma 50 ribu orang.
“Hingga penutupan pendaftaran program pemagang batch yang ke I, angkatan kedua 2026 tanggal 28 Juli 2026 sebanyak 732.483 yang mendaftar sebagai calon peserta pemagangan. Namun demikian setelah kita melakukan verifi kasi terdapat 226.719 yang mengajukan lamaran lengkap,” kata Anwar kepada detikcom, Selasa (4/8/2026).
Dia mengatakan banyak pendaftar yang masuk kategori tidak memenuhi syarat atau not eligible, antara lain karena telah melewati batas waktu kelulusan, data yang disampaikan tidak lengkap, maupun alasan administrasi lainnya.
“Turunnya secara drastis jumlah pendaftar dengan yang melamar lengkap karena sebagian besar pendaftar masuk dalam kategori tidak eligible, di antaranya mereka sudah melewati batas kelulusan, data yang tidak lengkap dan lainnya,” tutur Anwar.
Dalam program ini, peserta magang akan mendapat uang saku setara Upah Minimum Provinsi atau Kabupaten/Kota (UMP/UMK) sesuai domisili magang. Mereka akan ditempatkan di berbagai perusahaan dan lembaga.
Anwar menambahkan, pendaftaran batch II akan dibuka setelah peserta batch I mulai menjalani program atau on board. Sementara itu, rincian sektor serta distribusi penempatan peserta akan diumumkan setelah proses penetapan peserta selesai dilakukan. ec,he
Editor : Redaksi